/
Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:23 WIB
Masyarakat Bangka panik liat air pantai Sampur surut (Tangkapan Layar)

Depok.suara.com - Warga di sekitar  Pantai Sampur, Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kab. Bangka Tengah heboh dengan adanya fenomena air surut. Warga khawatir hal ini merupakan pertanda adanya tsunami.

Fenomena alam ini terlihat dari sebuah video yang diunggah akun instagram @bangkabelitunginfo. Tampak pantai surut dari air laut, dan belasan orang tengah berada di bibir pantai yang kering itu menatap  laut yang surut.

"Tetap hati-hati & waspada Seperadik Sedare, semoga tidak terjadi apa”. Aamiin," tulis akun tersebut.

Tetapi hingga sekarang belum  diketahui penyebab surutnya air laut tersebut, dan apakah memang kejadian tersebut wajar terjadi atau tidak. Unggahan tersebut, dikomentari beragam oleh warganet. Berikut komentar warganet.

Kita tau bahwa Tsunami dapat terjadi jika didahului oleh beberapa fenomena alam antara lain: gempa bawah laut dgn magnitudo > 6.8 SR, Pasang Purnama, Aktivitas Vulkanik (Gunung Berapi bawah laut), Longsoran dasar laut atau fenomena2 lain yg belum kita pahami..dan semua fenomena alam tersebut tidak terjadi di wilayah Babel

Surut karna nanti malam bulan purnama dan akan pasang airnya .tpi hati hati juga itu ciri ciri tsunami

Emang surut min.. Itu wilayah rumah kami.. Emang posisi bibir pantai emng begitu

Bukannya emng lagi surut seperti biasanya?

Pantai koala klo lagi surut, kbih kali jauh a

Baca Juga: Tiga Perampok Pedagang Emas di Agam Sumbar Ternyata Residivis

Astaghfirullah.. Semoga ngg terjadi apa2, dan kita semua dalam lindungan Alloh SWT 

Dimuat dari Andalastourism, Pantai Sampur memang sempat terbengkalai, namun sudah mengalami perbaikan oleh pengelola. Pantai yang masih menyimpan sejarah ini patut dilestarikan karena bisa berpotensi besar.

Apalagi biota laut serta kekayaan lain di Pantai diketahui cukup banyak. Keasrian tempat pun sebenarnya menjadi keunikan yang tidak dapat dikalahkan.

Setiap kali datang kesana, traveller dapat melihat ubur-ubur yang bermunculan. Lalu tempat yang luas itu kerap menyuguhkan laut biru kehijauan.

Hal tersebut menjadi tanda bahwa Pantai tidak mengalami pencemaran karena masih jernih. Langit yang cerah menjadi waktu yang tepat dalam melihat wisata dari dekat.

Pantai Sampur memang masih terlihat natural dengan keberagaman biota yang sudah begitu banyak. Tetapi destinasi bahari ini mempunyai biota yang mudah dijumpai yaitu ubur-ubur bercorak putih.

Biota tersebut biasanya muncul pada permukaan laut yang terlihat jelas. Biasanya banyak pula tamu yang menyelam untuk sekedar melihat biota laut ini.

Meskipun disana masih alami, namun siapapun tidak boleh merusak ekosistem ubur-ubur. Pengelola sudah berupaya melindungi biota itu agar tetap lestari.

Bahkan pengelola juga akan memberi himbauan yang tegas bagi pengunjung yang melanggar. Jadi Anda harus tetap ikut menjaga kekayaan laut ini dengan menikmati biota saja tanpa mengeksploitasi.

Para tamu yang ingin memutuskan pergi ke sana harus membawa sepeda atau mobil. Anda juga bisa menyewa travel jika ingin lebih cepat menuju Pantai.

Bagi pelancong yang akan datang kesana dapat berkendara dari Bangka Belitung. Waktu 1,5 jam yang diperlukan tidak begitu lama karena ruas jalan cukup lebar serta mudah.

Pantai cantik ini buka setiap hari dengan biaya gratis setiap kali masuk ke dalam wisata. Sejak dahulu memang tidak ada biaya masuk supaya semua orang bisa melihat tempat ini.

Jika kesana mungkin Anda hanya butuh membayar jasa parkir kendaraan. Sepeda motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000.

Tempat rekreasi ini dikenal memiliki sejumlah ikan yang ditawarkan pada tempat pelelangan. Anda juga bisa menyewa perahu, dan berenang.

Load More