Depok.suara.com - Warga di sekitar Pantai Sampur, Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kab. Bangka Tengah heboh dengan adanya fenomena air surut. Warga khawatir hal ini merupakan pertanda adanya tsunami.
Fenomena alam ini terlihat dari sebuah video yang diunggah akun instagram @bangkabelitunginfo. Tampak pantai surut dari air laut, dan belasan orang tengah berada di bibir pantai yang kering itu menatap laut yang surut.
"Tetap hati-hati & waspada Seperadik Sedare, semoga tidak terjadi apa”. Aamiin," tulis akun tersebut.
Tetapi hingga sekarang belum diketahui penyebab surutnya air laut tersebut, dan apakah memang kejadian tersebut wajar terjadi atau tidak. Unggahan tersebut, dikomentari beragam oleh warganet. Berikut komentar warganet.
Kita tau bahwa Tsunami dapat terjadi jika didahului oleh beberapa fenomena alam antara lain: gempa bawah laut dgn magnitudo > 6.8 SR, Pasang Purnama, Aktivitas Vulkanik (Gunung Berapi bawah laut), Longsoran dasar laut atau fenomena2 lain yg belum kita pahami..dan semua fenomena alam tersebut tidak terjadi di wilayah Babel
Surut karna nanti malam bulan purnama dan akan pasang airnya .tpi hati hati juga itu ciri ciri tsunami
Emang surut min.. Itu wilayah rumah kami.. Emang posisi bibir pantai emng begitu
Bukannya emng lagi surut seperti biasanya?
Pantai koala klo lagi surut, kbih kali jauh a
Baca Juga: Tiga Perampok Pedagang Emas di Agam Sumbar Ternyata Residivis
Astaghfirullah.. Semoga ngg terjadi apa2, dan kita semua dalam lindungan Alloh SWT
Dimuat dari Andalastourism, Pantai Sampur memang sempat terbengkalai, namun sudah mengalami perbaikan oleh pengelola. Pantai yang masih menyimpan sejarah ini patut dilestarikan karena bisa berpotensi besar.
Apalagi biota laut serta kekayaan lain di Pantai diketahui cukup banyak. Keasrian tempat pun sebenarnya menjadi keunikan yang tidak dapat dikalahkan.
Setiap kali datang kesana, traveller dapat melihat ubur-ubur yang bermunculan. Lalu tempat yang luas itu kerap menyuguhkan laut biru kehijauan.
Hal tersebut menjadi tanda bahwa Pantai tidak mengalami pencemaran karena masih jernih. Langit yang cerah menjadi waktu yang tepat dalam melihat wisata dari dekat.
Pantai Sampur memang masih terlihat natural dengan keberagaman biota yang sudah begitu banyak. Tetapi destinasi bahari ini mempunyai biota yang mudah dijumpai yaitu ubur-ubur bercorak putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sekolah Riau Dilarang Gelar Perpisahan Mewah di Hotel, Bikin Beban Ortu!
-
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini
-
Review Jakarta Sebelum Pagi: Menyingkap Misteri Surat dan Luka Masa Lalu
-
Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Data Transaksi Digital Kompleks, Data Center ISC Makin Canggih
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI