Depok.suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle tidak bisa mundur dari kesepakatan yang mereka buat dengan Netflix. Ini semua demi pendapatan uang untuk membiayai gaya hidup mereka layaknya bangsawan, kata pakar kerajaan.
Dengan kata lain Duke dan Duchess of Sussex 'membutuhkan uang' dan tidak dapat lepas dari kesepakatan Netflix mereka.
Pakar Dan Wootton bertanya kepada penulis Tom Bower: "Tom, menurutmu apakah Harry dan Meghan dengan cepat mempelajari apa yang mereka tandatangani ketika mereka mengambil kesepakatan besar dengan Netflix? Saya akan mengatakan mereka telah meninggalkan kredibilitas dan martabat mereka."
Mr Bower menambahkan: "Yah, itu adalah pandangan kami, sesuatu yang mereka tidak akan mengerti. Mereka membutuhkan uang dan mereka membutuhkannya sekarang lebih dari sebelumnya karena mereka tidak punya sumber pendapatan lain, "
"Jadi, saya pikir mereka seolah terjebak dengan 'iblis' sekarang. Mereka terikat dengan Netflix, mereka terikat dengan semua peraturannya".
"Semua kritik yang akan mereka terima tidak berarti apa-apa karena itulah satu-satunya cara mereka mendapatkan uang."
Meghan dan Harry sendiri meninggalkan keluarga kerajaan pada tahun 2020. Pasangan itu kemudian menandatangani kesepakatan jutaan dolar dengan Netflix dan Spotify untuk mempertahankan financial support.
Sejak memutuskan mundur dalam tugas sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan menekankan akan membiayai hidup sendiri dan tidak akan lagi menerima pendanaan melalui Sovereign Grant.
The Sovereign Grant sendiri merupakan mekanisme pendanaan tahunan dari kerajaan yang akan membiayai semua kerja keluarga kerajaan, termasuk pendanaan untuk menjaga tempat tinggal dan tempat kerja. Sejak 2019, Sovereign Grant sudah mendukung sebesar 5 persen biaya hidup anggota kerajaan. Dan sisanya 95 persennya berasal dari pendapatan yang disisihkan Pangeran Charles.
Sementara itu selain Sovereign Grant atau hibah negara, sumber pendapatan Raja Charles lainnya adalah properti pribadi dan investasinya, hingga pendapatan dari the Duchy of Lancaster Estate. Hibah negara sendiri menanggung seluruh biaya perjalanan, keamanan, staf dan pemeliharaan istana kerajaan.***
Sumber: www.thenews.com.pk
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta