Depok.suara.com - Vegapunk telah menjadi sosok yang misterius sejak dulu. Sosoknya menjadi terkenal akibat banyaknya penemuan epik dan luarbiasa yang dibuatnya.
Seperti yang semua katakan, jika teknologi tersebut benar-benar sangat maju sampai 500 tahun kedepan. Kesibukan yang Vegapunk lakukan dengan berbagai penelitiannya menjadi alasan mengapa dia membuat enam kloning dari dirinya. Menariknya adalah, masing-masing mereka memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda.
Berikut Depok.suara.com sajikan berbagai kepribadian Vegapunk berdasarkan manga chapter 1062 dan berbagai spekulasi penggemar di internet.
Punk-01 “Shaka”, merupakan perwujudan dari “sisi baik” seorang Vegapunk. Dari chapter 1062 kemarin, kita melihat bagaimana Shaka menggunakan topeng futuristik di kepalanya, lengkap dengan antena dan earpice. Hal tersebut membuatnya bisa berkomunikasi dengan para kloning Vegapunk yang lain.
Punk-02 “Lilith”, menjadi perwujudan dari “sisi buruk” seorang Vegapunk. Lilith muncul sebagai seorang wanita muda dengan rambut pendek berwarna cerah. Karena menghadirkan sisi buruk seorang Vegapunk, di chapter 1062 kemarin kita melihat bagaimana Lilith begitu meremehkan dan juga curiga terhadap kru Topi Jerami. Selain itu, Lillith juga sering mencuri harta benda milik bajak laut atau mereka yang terdampar. Namun, Lillth mengatakan bahwa semua yang dia lakukan adalah demi melindungi Vegapunk.
Punk-03 “Edison”, menjadi perwujudan “sisi cerdas/pemikir” dari Vegapunk. Sayangnya, kloning ini masih belum muncul.
Punk-04 “Pythagoras”, merupakan perwujudan dari “sisi kebijaksanaan” dari Vegapunk. Kloning ini pun masih belum muncul di sepanjang ceritanya.
Punk-05 “Atlas”, menjadi gambaran dari “sisi kekerasan” seorang Vegapunk. Penampilan Atlas sendiri sangat besar. Bahkan, Luffy mengatakan ukurannya setara atau hampir setara dengan Kaido. Atlas memiliki wajah yang mirip seperti anak kecil. Tetapi, emosinya sangat meledak-ledak dan tidak terkendali. Hal ini bisa kita lihat bagaimana dia menghajar monster cahaya dengan menggunakan sarung tangan Photon. Bukti kekuatan dahsyatnya yang lain adalah bagaimana Atlas mampu menghajar Luffy sampai terhempas jauh. Daya tahannya juga luar biasa, terlihat saat pukulan Luffy sama sekali tidak mempan terhadapnya.
Punk-06 “York”, menjadi perwujudan dari “sisi serakah/rakus” dari Vegapunk. Sama sepert Punk-03 dan Punk 04, Punk-06 masih belum Oda hadirkan dalam cerita.
Baca Juga: Profil Pele, Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia
Asal usul kloning Vegapunk
Keenam kloning atau “satelit” dari Dr. Vegapunk ini memiliki perwujudan atau karakteristik yang mewakili sang penciptanya. Mereka mewakili masing-masing sifat tersebut.
Meskipun Oda Sensei masih belum memberikan penjelasan mengenai asal-usul dari nama tersebut, sebagian fans sendiri sudah memberikan spekulasinya mengenai hal ini.
Punk-01 “Shaka”, kemungkinan kloning ini terinspirasi dari salah satu karakter di seri Saint Seiya, Virgo Shaka. Karakternya sangat erat dengan rasi bintang Virgo. Dan menurut informasinya, “Shaka” sendiri merupakan nama asli dari Buddha dalam bahasa Jepang.
Punk-02 “Lilith”, kemungkinan terinpirasi dari fenomena bulan “gelap” atau gerhana bulan di bumi yang terjadi pada 1918. Namun, hal ini kemudian dibantahkan berdasarkan informasinya. Nama “Lillith” juga dianggap erat kaitannya dengan sosok dewi yang memiliki kekuatan dahsyat, pengetahuan tinggi, dan juga energi yang besar.
Punk-03 “Edison”, kemungkinan terinspirasi dari sosok penemu yang sangat populer. Atau bisa juga nama ini terinspirasi dari sebutan untuk kawah-kawah yang berada di permukaan bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Kindergarten for Divine Beasts Diadaptasi Jadi Anime Berbasis AI, Mei 2026
-
4 Sepatu Skechers yang Nyaman untuk Berdiri di KRL, Kaki Bebas Pegal-pegal
-
Review Film The Punisher: One Last Kill, Refleksi Siklus Kekerasan Modern!
-
Tahun Lalu, Ahmad Dhani Akui Nyaris Ceraikan Mulan Jameela
-
Sepatu Hoka Terbaru Seri Apa? Ini 5 Pilihan untuk Lari dan Lifestyle Lengkap Harganya
-
Canda Menteri Bahlil ke Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud: Nggak Viral, Nggak Top!
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
-
Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila
-
Pujian Berbisa Luis Enrique: Sebut Mikel Arteta Masterpiece Modern Jelang Final Liga Champions
-
Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara