Depok.suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle dapat dicopot dari gelar kerajaan mereka sebagai Duke dan Duchess of Sussex jika serial dokumenter Netflix mengenai Raja Charles III membuat klaim palsu, kata seorang pakar kerajaan.
"Raja Charles tidak akan menahan diri dan bahkan mungkin merampas gelar keluarga Sussex, bersama dengan anak-anak mereka Archie dan Lilibet", menurut pakar Kerajaan Katie Nicholl.
Film dokumenter Netflix dilaporkan telah ditunda dan tidak akan tayang pada bulan November seperti yang direncanakan semula. Film dokumenter ini dapat saja ditayangkan pada tahun 2023 saat Netflix menghadapi kritik keras terkait serial 'The Crown' di musim kelimanya, kata Katie Nicholl.
"Ini tidak baik untuk Harry dan Meghan," lanjut Katie Nicholl tentang kesepakatan senilai $100 juta dengan Netflix yang dipertaruhkan. Laporan juga menyarankan bahwa film dokumenter sebaiknya ditunda tanpa batas waktu.
Ketika Pangeran Harry dan Meghan Markle pergi ke London untuk menghadiri pemakaman Ratu Elizabeth II, pasangan itu menyadari bahwa banyak hal dalam buku Harry yang akan datang dan film dokumenter Netflix "berpotensi terlihat sangat tidak sensitif segera setelah kematian Ratu", klaim Katie Nicholl.
"Waktu yang tepat adalah segalanya", ahli kerajaan menegaskan.
Tapi Raja Charles III tidak akan menahan diri dan Pangeran Harry dan Meghan Markle akan melihat "sisi kejamnya" jika ada sesuatu yang dapat menodai reputasi keluarga kerajaan ada di film dokumenter itu, kata Katie Nicholl lebih lanjut.***
Sumber: www.hindustantimes.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta