Depok.suara.com - Sejak peradaban kuno, madu dikenal sebagai makanan lezat nan bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit. Madu juga menjadi salah satu makanan favorit Rasulullah SAW.
Karena, diketahui madu kaya antioksidan, antibakteri, dan antimikroba. Secara tradisional, madu dimanfaatkan untuk melegakan tenggorokan, mengurangi iritasi, dan membantu memecah lendir.
Pada zaman modern ini, sains telah mendukung klaim tersebut. Madu diklaim lebih baik dalam mengobati batuk dan pilek daripada antibiotik yang dijual bebas lainnya.
Menurut penelitian terbaru, madu bisa lebih baik daripada metode konvensional untuk mengobati batuk, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Selain itu, madu kaya nutrisi dan tidak memiliki efek samping.
Sesuai penelitian terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Oxford, para ilmuwan menemukan bahwa madu adalah alternatif yang efektif untuk antibiotik dan obat bebas lainnya untuk mengobati gangguan pernapasan ringan.
Tapi ini bukan pertama kalinya sains mendukung madu karena khasiatnya yang luar biasa meredakan dingin. Bahkan di masa lalu, para ilmuwan memuji madu karena sifat antimikroba dan antioksidannya.
Untuk studi terbaru, para peneliti dari Universitas Oxford meninjau dan menganalisis 14 studi termasuk pengalaman 1.761 partisipan sebelum mencapai kesimpulan bahwa madu secara konsisten lebih berhasil dan lebih cepat dalam memperbaiki gejala yang berhubungan dengan flu.
Madu pun diyakini bermanfaat sebagai obat alami batuk dan flu, serta penyakit lainnya.
Selain itu, para ilmuwan menekankan bahwa madu tidak memiliki efek samping dan dapat diresepkan oleh dokter sebagai pengganti antibiotik.
Baca Juga: Pesulap Merah dan Jindan Bakal Adu Jotos di Atas Ring, Siapa Lebih Kebal?
Namun, para ilmuwan juga menunjukkan bahwa berbagai jenis madu tersedia di pasaran dan dapat diambil dengan cara yang berbeda. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui jenis madu yang terbaik untuk meredakan sakit tenggorokan dan bagaimana cara meminumnya.
Anda dapat mengonsumsi madu dengan berbagai cara saat mengatasi sakit tenggorokan dan pilek. Kombinasi yang paling umum adalah:
1. Anda cukup meminum sesendok madu saat menderita sakit tenggorokan.
2. Anda bisa mencampurkan dua sendok makan madu dalam segelas air hangat atau teh, dan meminumnya.
3. Anda juga bisa menambahkan satu sendok makan madu ke dalam segelas hangat dan menambahkan jus lemon ke dalamnya.
Sejarah Madu dan Rasulullah SAW
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Bill Gates dan Obama Mewajibkan Baca Buku Ini! Membedah Rahasia Dominasi Sapiens ala Harari
-
Ini Identitas 8 Penumpang Helikopter PK-CFX yang Jatuh, Pilot hingga Penumpang Terungkap
-
7 Mobil Listrik Super Fast Charging, Isi Baterai Cuma 18 Menit Bisa Tempuh Jarak Jauh
-
3 Zodiak Paling Beruntung Dapat Rezeki Nomplok di Pekan Ketiga April 2026
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Sri Wulansih Kerja Apa Sekarang? Minta Raffi Ahmad Beli Apartemen Julia Perez
-
Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu