Depok.suara.com - Marcel Radhival alias Pesulap Merah mendatangi Pendakwah Buya Yahya untuk membahas soal ilmu Al Hikmah. Menurut Marcel, kata Al Hikmah sering disematkan oleh oknum dukun untuk meyakinkan pasiennya.
Saat bertemu dengan pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah itu, Pesulap Merah lantas menanyakan perihal ilmu Al Hikmah yang sebenarnya. Karena, menurutnya ini merupakan pembohongan mengatas namakan agama.
"Di Indonesia sendiri Al hikmah itu sebenernya apa sih Buya? Karena banyak dukun-dukun berkedok ya Al hikmah, kaya jual bulu perindu nih. Jual alat-alat jimat dukun dengan dalih ini ilmu Al hikmah," tanya Pesulap Merah kepada Buya Yahya, seperti dilansir Depok.suara.com dari kanal YouTube PESULAP MERAH PRODUCTIONS, Senin (25/10/2022).
Menanggapi pertanyaan tersebut, Buya Yahya tersenyum dan mengatakan kalau hikmah itu berasal dari bahasa Arab. Ia menerangkan, hikmah bisa di artikan juga bijaksana.
"Hikmah itu dari bahasa Arab, hikmah itu kan bijak jadi orang hakim itu orang yang sangat bijak," ujarnya menanggapi pertanyaan Marcel.
Dia melanjutkan, bahwa bahasa ahli hikmah ini bisa di artikan secara luas. Karena itu, banyak orang awam yang tidak mengerti maksud perkataan seorang ahli hikmah.
"Perbincangan ahli hikmah itu, sedikit omongannya tapi maknanya luas. Sehingga orang-orang hebat ahli hikmah. Omongannya pasti bermakna," kata Buya Yahya.
Kemudian, Buya Yahya melanjutkan, Al Hikmah sering dipakai dalam istilah Ruqyah. Namun, Buya Yahya menerangkan, kalau para ahli Ruqyah sudah paham rambu-rambu Islam. Sehingga, apa yang mereka perbuat tidak ada unsur syirik.
"Kemudian setelah itu ada istilah dalam dunia ruqyah. Hikmah itu adalah mengambil ayat Al Qur'an dalam dunia pengobatan. Cuma itu ada batasannya, jangan sampai ada melanggar rambu-rambu. Makannya Islam ada rambu-rambunya," ucapnya.
Baca Juga: Lestarikan Keroncong, Walikota Semarang Mbak Ita Keroncong Svaranusa Jadi Agenda Tahunan
Buya Yahya juga menjelaskan, bahwa banyak oknum yang salah persepsi terkait hal ini. Mereka, kata Buya Yahya, terlalu banyak membaca kitab dan melupakan dasar-dasar Al-Qur'an.
"Kalau orang belajar ilmu fikih, akidah ndak mungkin, ilmunya dimana? Ngaji dimana dia? Meskipun belajar dari kitab mau Segede apapun kitabnya kita kan punya rambu-rambu," ungkapnya.
Terakhir, Buya Yahya berpesan kepada Pesulap Merah untuk mengingatkan para dukun kembali ke jalan yang lurus. Terlebih, banyak pasien yang akhirnya menjadi syirik akibat perbuatan oknum dukun tersebut.
"Tolong sampaikan kepada saudara-saudara kita yang aneh-aneh supaya kita lurus. Kerena apa, kita jangan biasa membohongi. Kalau anda datang pengen kaya, jualan sayur, bos sayur kaya raya. Bos kerupuk kaya raya, Ndak usah pake bohong. Apalagi bohong atas nama agama," ujar Buya Yahya.
"Allah tidak akan memberikan obat kepada sesuatu yang tidak baik. Apalagi yang mengarah pada ilangnya iman," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga