Gus Ipul Tegaskan Jadi Agen Perlinsos Gratis, Waspada Modus Minta Uang

Senin, 14 September 2026 | 11:16 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Suara.com/Dea)
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan pendaftaran Agen Perlinsos tanpa biaya apa pun pada Senin, 14 September 2026.
  • Kementerian Sosial meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga agar relawan membantu warga mendaftar bansos secara digital.
  • Agen relawan bertugas membantu pendataan tetangga, sementara penetapan penerima bantuan tetap melalui verifikasi resmi Kementerian Sosial.

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan masyarakat yang ingin menjadi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) tidak perlu mengeluarkan biaya pendaftaran.

Agen Perlinsos merupakan bagian dari Gerakan Nasional Peduli Tetangga yang diluncurkan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan sosial (bansos), tetapi belum terdata atau mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran secara digital.

Gus Ipul sebelumnya mengingatkan masyarakat agar tidak percaya apabila ada pihak yang menawarkan kesempatan menjadi Agen Perlinsos dengan meminta sejumlah uang.

"Kita membuka masyarakat untuk bersedia menjadi agen-agen perlinsos. Siapapun bisa menjadi agen perlinsos sebagai relawan," ujar Gus Ipul kepada wartawan, Senin (14/9/2026).

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi sebagai Agen Perlinsos, Gus Ipul mengatakan pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman yang disediakan Kemensos.

"Caranya mudah, cukup mendaftarkan diri lewat perlinsos.kemensos.go.id. Lalu di sana nanti ada petunjuknya menjadi agen perlinsos," kata Gus Ipul.

Dalam pelaksanaannya, proses tersebut dilakukan tanpa pungutan. Setelah terdaftar dan melalui proses verifikasi, agen dapat membantu tetangga atau keluarga di sekitarnya yang membutuhkan bantuan dalam mengakses pendaftaran bansos secara digital.

Kemensos membuka peran Agen Perlinsos karena proses digitalisasi bansos tidak selalu mudah bagi seluruh masyarakat.

Dalam uji coba digitalisasi bansos di Banyuwangi, Kemensos menemukan masih ada warga yang belum terbiasa menggunakan telepon pintar. Selain persoalan kemampuan menggunakan teknologi, sebagian masyarakat juga dapat mengalami kendala ketika harus melakukan proses pendaftaran secara mandiri.

Karena itu, Agen Perlinsos diharapkan dapat menjadi orang yang membantu warga di lingkungan sekitarnya mengakses proses tersebut. Kemensos menyebut pendamping, relawan, tokoh masyarakat, maupun masyarakat lain yang memiliki kesempatan dapat ikut berpartisipasi.

"Jadi ini bukan lapangan pekerjaan, tapi ini adalah undangan untuk bersedia menjadi relawan, menjadi agen perlinsos. Tugasnya membantu tetangga-tetangganya terlebih dulu yang mungkin berhak mendapatkan bantuan sosial. Maka kita beri nama ini Gerakan Nasional Peduli Tetangga. Mari kita mulai dari tetangga-tetangga kita dulu," tutur Gus Ipul.

Dengan demikian, tugas agen bukan membagikan bansos ataupun menetapkan seseorang sebagai penerima bantuan negara, melainkan membantu warga yang membutuhkan dalam proses pendataan dan pendaftaran secara digital.

Kemensos juga menegaskan bahwa setelah warga dibantu mendaftar, kelayakan dan penetapan penerima bansos tetap ditentukan melalui proses verifikasi, kriteria masing-masing program, serta ketersediaan kuota.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com