Depok.suara.com, Merebaknya kasus penyakit gagal ginjal akut membuat semua elemen pemerintah melakukan berbagai cara untuk menangani hal tersebut, terutama melakukan edukasi kepada masyarakat untuk dapat mengetahui gejala serta cara mengantisipasinya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan bahwa penyakit gangguan gagal ginjal akut misterius ini banyak diderita oleh anak anak saat ini.
Karenanya, kata Mary, pihaknya meminta masyarakat agat lebih waspada terhadap penyakit tersebut dengan melakukan antisipasi dan memperhatikan gejala gejala yang terjadi.
"Untuk itu, orang tua perlu mengenal beberapa gejala gagal ginjal akut pada anak," ujarnya seperti dilansir situs Pemkot Depok.
Lebih lanjut Mary menuturkan, untuk mewaspadai dan mengenali gejala tersebut, pertama tama, orang tua harus memperhatikan jumlah frekuensi buang air anak.
"Perhatikan jumlah frekuensi buang air kecil, hingga tidak buang air kecil sama sekali dan warna urine berubah menjadi coklat," tuturnya.
Gejala lainnya, lanjut Mary, yang timbul bagi penderita gangguan gagal ginjal akut yaitu demam, batuk, pilek pada anak usia 0-18 tahun. Kemudian, infeksi saluran cerna seperti mual dan muntah.
"Jika mengalami gejala tersebut segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kemudian, pastikan anak mendapatkan cairan yang cukup selama sakit," Imbuhnya.
"Cukupi cairan harian, konsumsi makanan lengkap dan gizi seimbang. Selain itu juga perlu menerapkan pola hidup sehat," sambungnya.
Baca Juga: Cibir Nora Alexandra Endorse Bikini karena Suami Dipenjara, Akun Ini Malah Diserang Netizen
Untuk diketahui, gagal ginjal akut pada anak disebut juga Acute Kidney Injury (AKI). Gangguan penyakit tersebut menyebabkan terjadinya penurunan secara tiba-tiba pada fungsi ginjal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Matinya Preman Pasar
-
PHR Perkuat Sinergi dalam Mitigasi Karhutla di Riau
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kembali ke Puncak, Liverpool Pepet MU
-
Thailand Tangkap Mastermind Hybrid Scam Asal Indonesia, Tipu Investor AS di Aplikasi Kencan Online
-
Gubernur Kaltim Janji Evaluasi Kebijakannya, Minta Maaf Contohkan Prabowo-Hashim
-
Menteri PPPA Turun Tangan, Korban Kasus Daycare Little Aresha Dapat Pendampingan Psikososial
-
Promo Superindo hingga 29 April 2026: Belanja Daging, Sarapan, Perlengkapan Kebersihan Lebih Hemat
-
Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol
-
IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu