Depok.suara.com - mantan anggota dari Satintelkam Polresta Samarinda bernama Ismail Bolong menggegerkan publik dengan pengakuannya terlibat dalam dalam bisnis tambang ilegal yang ada di Kalimatan Timur
Dirinya mengaku bekerja sama dengan
Tan Paulin dalam pusaran bisnis ilegal itu. Orang-orang kerap menyebut dirinya sebagai Ratu Batu Bara.
Pernyataan Ismail Bolong ini disampaikannya dalam unggahan Instagram @majeliskopi0. Di sana dirinya mengatakan jika pernah menjual baru bara dari hasil tambang ilegal kepada Ratu Batu Bara tersebut.
"Saya mengenal saudara dan Tan Paulin, yang pernah menjual batu bara ilegal yang telah saya kumpulkan kepada saudari Tan Paulin sejak bulan Juni 2020 sampai dengan bulan Agustus tahun 2021," kata Ismail Bolong dalam video seperti yang dikutip dari Suara.com, Senin (7/11/2022).
Keterlibatan anggota polisi?
Ismail Bolong melanjutkan tidak hanya dirinya yang terlibat dalam pusaran bisnis tambang. Dirinya pun harus menyetor ejumlah uang kepada Kabareskrim Polri, tersebar dan viral di media sosial.
Ismail Bolong mengaku jika dirinya berdinas di Satintelkam Polresta Samarinda. Ia menjadi seorang pengepul batu bara tambang illegal, di daerah Desa Santan Ulu, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Tetapi agar semua bisnis gelapnya bisa lancar, dirinya perlu menyetor uang sebanyak Rp6 miliar ke Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto.
"Izin menyampaikan terkait adanya penambangan batu bara di wilayah Kaltim bahwa benar saya bekerja sebagai pengepul batu bara, yang berasal dari proses tanpa izin. Dan kegiatan tersebut tidak dilengkapi surat izin penambangan di daerah Desa Santan Ulu, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara," ucap Ismail dikutip dalam video yang diunggah oleh @majeliskopi08, Sabtu (5/11) kemarin.
Baca Juga: Terungkap! Jusuf Hamka Semasa SMP Dikenal Anak Nakal dan Suka Mbegal
Dirinya mengaku pilihannya untuk menjadi pengepul batu bara ilegal adalah inisiatifnya sendiri. Karena itu Ismail Bolong meminta maaf.
"Dalam kegiatan pengepulan batu bara ilegal ini tidak ada perintah dari pimpinan, melainkan atas inisiatif pribadi saya. Oleh karena itu, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebenar-benarnya atau tindakan yang saya lakukan," ungkap Ismail Bolong.
Ternyata keuntungan yang diperolehnya cukup besar Ismail bisa meraup kisaran uang lima sampai 10 miliar per bulannya. Tetapi dirinya harus menyetorkan uang ke Kabareskrim Polri sebesar Rp 6 miliar yang dibagi menjadi tiga sesi.
"Terkait dengan kegiatan yang saya lakukan saya sudah berkoordinasi dengan Kabareskrim yaitu ke bapak Kabareskrim Komjen Pol Agus Hardianto dengan memberikan uang sebanyak tiga kali yaitu pada bulan September 2021 sebesar Rp 2 miliar, Oktober 2021 sebesar Rp 2 miliar dan November 2021 sebesar Rp 2 miliar," beber Ismail.
Ismail juga pernah memberikan sumbangan untuk Polres Bontang sebesar Rp 200 juta. Uang tersebut diserahkan ke Kasatreskrim Bontang AKP Asriadi di ruang kerjanya.
Namun Kapolresta Samarinda Kombes Ary Fadli turut membantah pernyataan Aiptu Ismail Bolong. Pihaknya membenarkan kalau Ismail Bolong adalah anggota kepolisian pada awalnya.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Terngiang Abraham Samad : Jika Korupsi Tambang Diberantas, Indonesia Bebas Utang hingga Tiap Warga Dapat Rp 20 Juta Perbulan
-
Video Pengakuan Setoran Uang Miliaran Tambang Batu Bara Ilegal ke Bareskrim, Pengamat Sebut Ada Perang Bintang
-
Ismail Bolong Ungkap Kenal dengan Tan Paulin si Ratu Batu Bara di Bisnis Tambang Tambang Ilegal
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Sudah 50 Persen, Ashanty Bocorkan Persiapan Pernikahan Azriel Hermansyah dan Sarah Menzel
-
Honda Siapkan Motor Sport 400cc Terbaru dengan Teknologi E-Clutch yang Bikin Penasaran
-
Siapa Pengganti Dean James di Laga Timnas Indonesia vs Kitts and Nevis?
-
Aziz Yanuar Ungkap Noel Ajukan Penahanan Rumah untuk Uji Konsistensi Penegakan Hukum
-
Driver Ojol Perkosa Turis China Ditangkap Saat Kembalikan Ponsel Korban
-
7 Bedak untuk Kulit Kering Agar Terlihat Glowing, Bikin Fresh!
-
RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?
-
Elkan Baggott Bikin Timnas Indonesia Tambah Opsi Senjata Mematikan, Apa Itu?
-
Ulasan Novel Wiji Thukul, Misteri Hilangnya Aktivis Indonesia
-
Lebih Murah dari Honda BeAT? Segini Harga Motor Listrik Indomobil e-Motor Maret 2026