Depok.suara.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin dilaporkan memperingatkan para pemimpin Barat. Putin disebut mengungkit serangan nuklir di Hiroshima dan Nagasaki dalam percakapan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Mengutip dari CNBC, Selasa (8/11/2022), Putin menyatakan pandangan bahwa pemboman, yang memicu penyerahan Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II menunjukkan bahwa "Anda tidak perlu menyerang kota-kota besar untuk menang". Ini memicu kekhawatiran Macron bahwa Putin akan melakukan hal yang sama ke Ukraina.
"Macron jelas khawatir," kata sumber itu, dikutip Mail Online, Senin (7/11/2022).
Menurur sumber tersebut, Putin mungkin akan meledakkan senjata nuklis taktis di timur Ukraina. Ini dilakukan, kata dia, sambil membiarkan Kyiv tetap utuh.
"Kedengarannya seperti petunjuk yang sangat berat bahwa Putin mungkin meledakkan senjata nuklir taktis di timur Ukraina, sambil membiarkan Kyiv tetap utuh. Itu tampaknya menjadi inti dari ucapannya," tambah sumber.
Hal sama juga dikatakan sumber lain dari pemerintah Prancis. Ia mengatakan kedua presiden membahas risiko penggunaan senjata nuklir.
"Putin ingin menyampaikan pesan bahwa semua opsi ada di atas meja, sejalan dengan doktrin Rusia yang berkaitan dengan senjata nuklir," tegasnya.
Mengutip dari media yang sama, para pejabat di Inggris termasuk mantan PM Liz Truss, juga dilaporkan telah memperingatkan bahwa Putin mungkin telah mempersiapkan nuklir. Dugaan ini muncul setelah pasukan Ukraina menyerang jembatan jalan yang menghubungkan Rusia dan Krimea.
Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky diberitahu oleh dinas keamanannya bahwa ada risiko 'sangat tinggi' bahwa Rusia mungkin menggunakan senjata nuklir taktis.
Baca Juga: Terseret Video Perut BCL, Luna Maya Ungkap Siapa Pacar Baru Ariel NOAH
Meski demikian, belum ada konfirmasi dari Putin dan Macron soal ini. Seorang juru bicara pemerintah Prancis menolak berkomentar sementara Kedutaan Rusia di London juga tidak berpendapat.
Sebagai informasi, Amerika Serikat (AS) meledakkan dua bom atom di atas kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang. Hal tersebut terjadi 6 dan 9 Agustus 1945 silam.
Pemboman itu menewaskan antara 129.000 dan 226.000 orang, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil. Hal itu membuat Jepang menyerah kepada Sekutu pada 15 Agustus.
Bom atom pertama dijuluki sebagai "Little Boy". Sedangkan bom atom kedua dijuluki "Fat Man".
Sebelumnya, Rusia sendiri beberapa kali menuduh Ukraina merencanakan penggunaan bom kotor. Ini merujuk bom yang dicampur bahan radioaktif. Ukraina menolak tuduhan itu. Rusia sendiri melaporkan hal tersebut ke PBB pekan lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting