Depok.suara.com, Pekerjaan revitalisasi trotoar Jalan Raya Margonda dikeluhkan masyarakat terutama para orang tua siswa, pasalnya, dalam proses pengerjaannya menghalangi jalan masuk ke SD Pondokcina 1, sontak hal tersebut viral dimedia sosial.
Dalam video yang diunggah akun@depok24jam terlihat pekerjaan revitalisasi trotoar Jalan Margonda yang menutupi pintu masuk SD Pondokcina 1.
Dalam video tersebut terdengar suara seorang wanita yang diduga orang tua siswa SD tersebut mengatakan Ya Allah Gimana ini anak-anak mau sekolah sampai diginiin.
"Ini sekolah lho masa giniin, masa jalannya ditutup bagaimana anak anak mau masuk sekolah," ucap wanita dalam video tersebut.
Hal tersebut dikatakan karena Ia merasa heran dengan pembangunan trotoar tersebut yang menutup akses masuk ke SD Pondokcina 1 yang kondisinya sangat tinggi dan dinilai membahayakan siswa.
"Ya Alloh jalanan ke sekolah aja ditutup coba? Gimana coba anak-anak mau masuk sekolah separah inikah sekolah? Ini sekolah loh masih berjalan loh masa jalanannya ditutup," ujar wanita yang merekam video tersebut.
Bahkan sang perekam video juga sempat menanyakan peristiwa itu ke beberapa pekerja proyek pembuatan trotoar
"Ini kan ada sekolah seharusnya kan ada pintu emang nggak tahu apa orang proyek? Yang ngerjain kan kalian ini ada gerbangnya masa gang kecil aja dikasih jalan ini di depan sekolah nggak dikasih," imbuhnya.
Video berdurasi satu menit 50 detik ini mendapat beragam komentar dari netizen.
Baca Juga: Jadi Sorotan! Ini 5 Potret Keluarga Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama, Padahal Dikenal Rukun
Sebagian besar mempertanyakan proyek pembangunan trotoar Depok, yang diduga terkesan asal-asalan.
Sementara itu berdasarkan pantauan di lokasi akses pintu masuk ke SD Pondokcina 1 tidak bisa dilintasi siswa dan orang tua siswa karena kanistin trotoar setinggi satu meter.
Jarak antara trotoar ke pintu masuk SD itu juga cukup tinggi sehingga mambahayakan para murid ataupun para orang tua yang akan menjemput anaknya.
Akibatnya penjaga sekolah meletakan kursi dan berbatuan agar para siswa bisa melintasi akses pintu masuk.
Sementara itu salah satu orang tua siswa Nia kepada wartawan mengatakan pembangunan proyek revitalisasi Trotoar Margonda membuat akses jalan masuk ke SD Pondokcina 1 tidak bisa dilintasi.
Dia mengatakan saat dirinya mengantarkan anaknya tiba tiba akses jalan masuk terhalang kanstin trotoar Margonda yang tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi
-
Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner
-
Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan