"Kami mau anter anak tapi jalan masuk ke sekolah ngak bisa tingginya satu meter ke arah dalam,"katanya.
Dia mempertanyakan kenapa akses jalan masuk sekolah kanistinnya tinggi sementara depan kios dan ruko di margondanya datar dan bisa di lintasi orang bahkan kendaraan.
Penutupan akses jalan masuk dengan kanstin trotoar juga tidak ada sosialisasi dari pihak manapun.
"Engak ada sosialisasi atau pemberitahuan dari pihak manapun tau tau akses ditutup sama trotoar,"katanya.
Sementara itu ketika ditanya pemasangan kanistin trotoar tinggi karena adanya penutupan SD Pondokcina 1 Nia belum memastikan hal tersebut.
"Intinya kami minta agar akses SD Pondokcin 1 dikembalikan ke bentuk semula sehingga anak anak kami bisa ke sekolah dengan aman dan nyaman,"katanya.
Dia bersama para orang tua siswa lainnya berharap agar dinas terkait segera memparhatikan kondisi ini karena mengganggu dan merenggut hak para murid untuk bersekolah.
Sementara itu pengawas proyek revitalisasi trotoar Margonda dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkot Depok saat dikonfirmasi melalui pesan What App perihal tersebut tidak memberikan jawaban.
Baca Juga: Jadi Sorotan! Ini 5 Potret Keluarga Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama, Padahal Dikenal Rukun
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja