"Kami mau anter anak tapi jalan masuk ke sekolah ngak bisa tingginya satu meter ke arah dalam,"katanya.
Dia mempertanyakan kenapa akses jalan masuk sekolah kanistinnya tinggi sementara depan kios dan ruko di margondanya datar dan bisa di lintasi orang bahkan kendaraan.
Penutupan akses jalan masuk dengan kanstin trotoar juga tidak ada sosialisasi dari pihak manapun.
"Engak ada sosialisasi atau pemberitahuan dari pihak manapun tau tau akses ditutup sama trotoar,"katanya.
Sementara itu ketika ditanya pemasangan kanistin trotoar tinggi karena adanya penutupan SD Pondokcina 1 Nia belum memastikan hal tersebut.
"Intinya kami minta agar akses SD Pondokcin 1 dikembalikan ke bentuk semula sehingga anak anak kami bisa ke sekolah dengan aman dan nyaman,"katanya.
Dia bersama para orang tua siswa lainnya berharap agar dinas terkait segera memparhatikan kondisi ini karena mengganggu dan merenggut hak para murid untuk bersekolah.
Sementara itu pengawas proyek revitalisasi trotoar Margonda dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkot Depok saat dikonfirmasi melalui pesan What App perihal tersebut tidak memberikan jawaban.
Baca Juga: Jadi Sorotan! Ini 5 Potret Keluarga Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama, Padahal Dikenal Rukun
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring