Depok.suara.com, Tim akar rumput meminta kepada nggota komisi D DPRD Depok menggunakan Hak interpelasi kepada Walikota Depok terkait alih fungsi lahan gedung SD Pondokcina 1 di Jalan Margonda.
Juru Bicara Tim Akar Rumput Suryadi Boges kepada wartawan mengatakan Hak interpelasi Komisi D DPRD kota Depok sangat perlu di ajukan ke Pimpinan DPRD kota Depok kepada Walikota Depok sehubungan dengan pengunaan alih fungsi lahan gedung SDN Pondokcina 1 di jalan Margonda.
Hak interpelasi merupakan hak Anggota komisi D DPRD kota Depok kepada Walikota Depok tentang kebijakan penting dan stategis untuk di ajukan kepada pimpinan DPRD Kota Depok.
"Kami nilai Dinas pendidikan Kota Depok belum terjadi pembahasan oleh walikota kepada Komisi D DPRD Kota Depok terkait perubahan lahan SD Pondokcina 1,"katanya.
Polemik pengalihan alih fungsi lahan gedung SD Pondokcina 1 untuk dibangun masjid dan atau rencana pembangunan Gedung SMPN .
Ada isi surat berbeda di versi Pemkot Depok soal lahan di SD Pondokcina akan dijadikan Masjid Jami Raya, namun di surat Dinas Pendidikan akan dijadikan SMP Negeri.
"Jadi mana yang benar, masjid atau SMP Negeri, kami lihat tidak ada komunikasi dua arah yang baik,"katanya.
Boges menyayangkan kegaduhan di SD Pondokcina yang mengakibatkan Kegiatan Belajar Mengajar siswa terganggu.
Anggota Komisi D DPRD Depok Rezky M Noor kepada wartawan mengatakan anggota DPRD Kota Depok meminta klarifikasi Dinas Pendidikan Kota Depok terkait masalah SDN Pondokcina 01 di Jalan Margonda.
Baca Juga: Gaya Hidup Frugal Living, Apa Maksudnya ?
“Kami sudah meminta klarifikasi Dinas Pendidikan Kota Depok, apa sebenarnya yang terjadi di SD Pondokcina 01,”katanya.
Dia menambahkan Dinas Pendidikan Kota Depok yang hadir langsung Kepala Dinasnya Wijayanto.
Tidak hanya dari Dinas Pendidikan akan tetapi perwakilan orang tua siswa dihadirkan sehingga terjadi interaksi antar mereka.
Dan kebetulan saya juga ketemu sama para orang tua di sini.
Dari hasil pertemuan agar para siswa tetap melakukan Kegiatan Belajar Mengajar pada Hari Senin(14/11) sebelum ada ganti sekolah atas rekomendasi komisi D yang di saksikan Kepala Dinas Pendidikan Wijayanto.
"Kami memberikan kepastian bahwa hari Senin (14/11), apa pun itu anak-anak harus kembali sekolah. Maka guru-guru SD yang beberapa hari ini 'dirumahkan' secara sepihak, maka dia wajib untuk mengajar mulai Senin,"katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran