Depok.suara.com - Jepang adalah pasar musik terbesar ke-2 di dunia setelah Amerika Serikat. Dan Jin BTS telah mendapatkan kesuksesan besar di sana dengan semua penampilannya bersama BTS.
Namun dengan debut solo 'The Astronaut', Jin menjadi solois K-pop yang benar-benar memecahkan rekor dalam sejarah musik Jepang. 'The Astronaut' masih masuk dalam Top 20 Line, yang merupakan platform streaming terbesar di Jepang.
Jin juga menjadi artis solo pria asing pertama yang debut di peringkat 1 di Oricon Daily Singles Chart Jepang dalam waktu 11 tahun terakhir.
Dan pada tanggal 9 November, Billboard Chart Jepang telah memposting pembaruan untuk lagu-lagu yang berhasil masuk chart. Sebagai pasar musik yang besar, Jepang memiliki tangga lagu Billboard Hot100 sendiri. Dan 'The Astronaut' mencetak rekor baru, berada di peringkat 4. Menjadikan lagu tersebut sebagai lagu solo Korea dengan charting tertinggi dalam sejarah Jepang.
Sementara itu selama dua minggu terakhir, para penggemar mengeluhkan Bighit Music yang menunda pengiriman album fisik 'The Astronaut'. Diketahui Jin menjual lebih dari 770 ribu album dalam seminggu untuk wilayah Korea saja.
Pengiriman ke Amerika ditetapkan untuk Desember atau bahkan Januari. Sedangkan pengiriman ke Jepang baru dimulai beberapa hari lalu. 'The Astronaut' telah terjual habis di lebih dari 20 toko musik dari Tower Records selama dua kali berturut-turut.
Dan di hari pertama penjualan di Korea, 'The Astronaut' terjual hingga 104 ribu album yang diperhitungkan di Hanteo. Dengan hanya penjualan di Korea dan satu hari penjualan di Jepang, Jin tetap berada di posisi #1 di berbagai tangga lagu Hanteo.***
Sumber: Allkpop
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel