/
Sabtu, 26 November 2022 | 21:40 WIB
Tumpukan sampah di Gelora Bung Karno (Instagram/Undercover.id)

Depok.suara.com - Kegiatan Nusantara Bersatu yang merupakan acara relawan Joko Widodo alias Jokowi menyisakan tumpukan sampah di sekitar Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hal ini menjadi sorotan warganet.

Kondisi ini membuat Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menurunkan 500 personel pasukan oranye untuk membersihkan pasca kegiatan tersebut sore tadi.

"Semua terlibat dalam membereskan sampah ini. Baik dari Kasudin, Kasatpel, hingga PJLP semua terlibat. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras, kerja sama dan kekompakannya dalam menuntaskan penanganan sampah ini," kata Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (26/11).

Disebutkan oleh Asep, pihaknya langsung bergerak cepat setelah kegiatan Nusantara Bersatu selesai pada sore hari. Mereka berhasil mengumpulkan total 31 ton sampah selama berlangsungnya event itu.

Asep Kuswanto lantas menerangkan untuk menunjang giat bersih GBK tersebut, pihaknya juga mengerahkan puluhan kendaraan yang terdiri dari mobil lintas (pick up), street sweeper, serta truk sampah anorganik.

"Kita mengerahkan 28 unit mobil pick up, 14 unit street sweeper, serta 10 unit truk. Untuk menunjang kegiatan Nusantara Bersatu ini kami juga menyediakan 38 unit toilet portable, 2 unit bis toilet VIP, truk tangki air bersih 2 unit, dan truk tangki air kotor 3 unit," kata Asep.

Di samping itu, Asep menegaskan, pihaknya akan terus memantau setiap kegiatan yang bersifat massal di Jakarta. Hal ini karena saat berlangsungnya kegiatan, pasukan oranye dari Dinas LH telah bersiaga di berbagai titik, untuk bergerak cepat saat kegiatan usai.

"Pasukan kita selalu stand by, tiap titik ada yang berjaga, dan akan siap bergerak begitu event apapun selesai berkegiatan. Kita selalu bereskan hingga kondisi kembali bersih. Ini kita lakukan untuk memastikan lingkungan Jakarta agar selalu bersih, sehingga masyarakat lebih nyaman dalam berkegiatan. Sukses Jakarta untuk Indonesia," pungkas Asep.

Dia juga menjelaskan untuk menunjang giat bersih GBK tersebut, pihaknya juga mengerahkan puluhan kendaraan yang terdiri dari mobil lintas (pick up), street sweeper, serta truk sampah anorganik.

Baca Juga: Pilu Ibu Pelajar yang Tewas Dibacok, Tak Bisa Tidur Kehilangan Anak Tunggal

"Kita mengerahkan 28 unit mobil pick up, 14 unit street sweeper, serta 10 unit truk. Untuk menunjang kegiatan Nusantara Bersatu ini kami juga menyediakan 38 unit toilet portable, 2 unit bis toilet VIP, truk tangki air bersih 2 unit, dan truk tangki air kotor 3 unit," kata Asep.

Di samping itu, Asep menegaskan, pihaknya akan terus memantau setiap kegiatan yang bersifat massal di Jakarta. Hal ini karena saat berlangsungnya kegiatan, pasukan oranye dari Dinas LH telah bersiaga di berbagai titik, untuk bergerak cepat saat kegiatan usai.

"Pasukan kita selalu stand by, tiap titik ada yang berjaga, dan akan siap bergerak begitu event apapun selesai berkegiatan. Kita selalu bereskan hingga kondisi kembali bersih. Ini kita lakukan untuk memastikan lingkungan Jakarta agar selalu bersih, sehingga masyarakat lebih nyaman dalam berkegiatan. Sukses Jakarta untuk Indonesia," pungkas Asep

Melihat tumpukan sampah, warganet pun bereaksi keras kepada para peserta yang hadir. Mereka membandingkan dengan para peserta 212 dan juga pendukung Jepang

"Yang bersih cuma 212 dan suporter Jepang," jelas @Saptooxxx

"Memalukan," ketus @Marsredxxx

Load More