Depok.suara.com - Kegiatan Nusantara Bersatu yang merupakan acara relawan Joko Widodo alias Jokowi menyisakan tumpukan sampah di sekitar Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hal ini menjadi sorotan warganet.
Kondisi ini membuat Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menurunkan 500 personel pasukan oranye untuk membersihkan pasca kegiatan tersebut sore tadi.
"Semua terlibat dalam membereskan sampah ini. Baik dari Kasudin, Kasatpel, hingga PJLP semua terlibat. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras, kerja sama dan kekompakannya dalam menuntaskan penanganan sampah ini," kata Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (26/11).
Disebutkan oleh Asep, pihaknya langsung bergerak cepat setelah kegiatan Nusantara Bersatu selesai pada sore hari. Mereka berhasil mengumpulkan total 31 ton sampah selama berlangsungnya event itu.
Asep Kuswanto lantas menerangkan untuk menunjang giat bersih GBK tersebut, pihaknya juga mengerahkan puluhan kendaraan yang terdiri dari mobil lintas (pick up), street sweeper, serta truk sampah anorganik.
"Kita mengerahkan 28 unit mobil pick up, 14 unit street sweeper, serta 10 unit truk. Untuk menunjang kegiatan Nusantara Bersatu ini kami juga menyediakan 38 unit toilet portable, 2 unit bis toilet VIP, truk tangki air bersih 2 unit, dan truk tangki air kotor 3 unit," kata Asep.
Di samping itu, Asep menegaskan, pihaknya akan terus memantau setiap kegiatan yang bersifat massal di Jakarta. Hal ini karena saat berlangsungnya kegiatan, pasukan oranye dari Dinas LH telah bersiaga di berbagai titik, untuk bergerak cepat saat kegiatan usai.
"Pasukan kita selalu stand by, tiap titik ada yang berjaga, dan akan siap bergerak begitu event apapun selesai berkegiatan. Kita selalu bereskan hingga kondisi kembali bersih. Ini kita lakukan untuk memastikan lingkungan Jakarta agar selalu bersih, sehingga masyarakat lebih nyaman dalam berkegiatan. Sukses Jakarta untuk Indonesia," pungkas Asep.
Dia juga menjelaskan untuk menunjang giat bersih GBK tersebut, pihaknya juga mengerahkan puluhan kendaraan yang terdiri dari mobil lintas (pick up), street sweeper, serta truk sampah anorganik.
Baca Juga: Pilu Ibu Pelajar yang Tewas Dibacok, Tak Bisa Tidur Kehilangan Anak Tunggal
"Kita mengerahkan 28 unit mobil pick up, 14 unit street sweeper, serta 10 unit truk. Untuk menunjang kegiatan Nusantara Bersatu ini kami juga menyediakan 38 unit toilet portable, 2 unit bis toilet VIP, truk tangki air bersih 2 unit, dan truk tangki air kotor 3 unit," kata Asep.
Di samping itu, Asep menegaskan, pihaknya akan terus memantau setiap kegiatan yang bersifat massal di Jakarta. Hal ini karena saat berlangsungnya kegiatan, pasukan oranye dari Dinas LH telah bersiaga di berbagai titik, untuk bergerak cepat saat kegiatan usai.
"Pasukan kita selalu stand by, tiap titik ada yang berjaga, dan akan siap bergerak begitu event apapun selesai berkegiatan. Kita selalu bereskan hingga kondisi kembali bersih. Ini kita lakukan untuk memastikan lingkungan Jakarta agar selalu bersih, sehingga masyarakat lebih nyaman dalam berkegiatan. Sukses Jakarta untuk Indonesia," pungkas Asep
Melihat tumpukan sampah, warganet pun bereaksi keras kepada para peserta yang hadir. Mereka membandingkan dengan para peserta 212 dan juga pendukung Jepang
"Yang bersih cuma 212 dan suporter Jepang," jelas @Saptooxxx
"Memalukan," ketus @Marsredxxx
"Hanya aksi 212 yang bener2 bersih dari sampah," tandas @alief_khairudin_xxx
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Review Buku "Tentang Dewasa": Teman Renungan dalam Menjalani Kehidupan
-
Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Telepon PLN 123 Apakah Gratis? Cara Lapor Pemadaman Listrik yang Sering Terjadi
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Mulai dari 50 Ribuan! 5 Pilihan Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berjerawat