Depok.suara.com, Petugas Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Rutan Kelas I Depok menemukan bungkusan mencurigakan berisi narkoba.
Paket tersebut diletakkan oleh orang tak dikenal di jalanan dekat lokasi Rutan.
Kepala Rutan Kelas I Depok, Andi Gunawan kepada wartawan mengatakan
temuan paket mencurigakan tersebut diketahui ketika petugas Wasrik melakukan pemeriksaan rutin pagi tadi.
“Petugas wasrik kami menemukan paket yang semula dikira adalah sampah. Ketika hendak dibersihkan paket tersebut petugas merasa curiga karena berat,” katanya.
Pihaknya kemudian berkordinasi dengan Polsek Sukmajaya. Ketika dibuka oleh polisi, ternyata paket tersebut berisi narkoba.
“Isinya sabu dengan berat bruto kurang lebih 1,36 gram. Kemudian tiga paket ganja, dua paket sekitar 18 gram brutonya, satu paketnya kurang lebih 16 gram. Barang tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Sukmajaya,” ujarnya.
Pihaknya tidak tahu paket tersebut ditujukan kepada siapa. Namun ada kecurigaan bahwa pengirimnya melakukan transaksi COD dan menjadikan lokasi tersebut sebagai titik jemput.
“Kemungkinan ada yang mau COD di depan kantor. Karena berada di luar di luar perbatasan antara jalan gang mau masuk ke Rutan Depok dengan kelurahan dan samping rumah dinas,” tambahnya.
Pada malam harinya, petugas memang melihat ada dua orang yang duduk di lokasi tersebut. Petugas kemudian meminta mereka untuk pergi karena area tersebut tidak bukan area terbuka untuk umum.
Baca Juga: Soal Pinkan Mambo, Iis Dahlia : Kalian Tahu Lah Ya
“Kebetula pada malam hari sebelumnya petugas saya menegur ada dua orang masyarakat yang nongkrong di sana. Kami tegur karena memang ini bukan tempat nongkrong,” ujarnya.
Ditegaskan Andi bahwa paket narkoba tersebut ditemukan di luar area Rutan. Paket tersebut dibalut dengan kotak teh dan dibungkus plastik.
“Jadi seolah-olah sampah dan ditaruh di bawah,” katanya.
Sebagai evaluasi dan antisipasi pihaknya melakukan penambahan waktu kontrol keliling. Petugas wasrik diminta melakukan pengecekan di pintu akses masuk. Ke depan pihaknya akan menambah fasilitas CCTV agar dapat menjangkau lebih luas lagi.
“Tentunya kita akan tambah CCTV yang berada di atas kelurahan dan di samping rumah dinas. Karena CCTV yang ada di tidak menjangkau posisi yang kita temukan paket tersebut,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Gebrakan PKB Jateng: 819 Kader Jalani Fit and Proper Test Demi Mesin Politik 2029!
-
5 HP Redmi Note 5G RAM 12 GB Termurah, Kencang Buat Multitasking dan Gaming Berat
-
Demon Slayer: Infinity Castle Part 1 Rilis Format Blu-ray dan DVD pada Juli
-
Viral Murid Acungkan Jari Tengah ke Guru, Dedi Mulyadi Usul Pelaku Dihukum
-
Acer Aspire C24A, PC All-in-One untuk Kerja Hybrid dengan Performa Kencang
-
Eyeliner yang Bagus dan Tahan Lama Merk Apa? Ini 5 Pilihan Produknya yang Anti Luntur
-
Diskominfo SP Sulsel Sinergi BMKG Beri Informasi Cuaca yang Lebih Akurat dan Cepat
-
Kronologi Terbongkarnya Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry, Santri Jadi Korban
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan