/
Minggu, 11 Desember 2022 | 19:05 WIB
Burung ternyata bisa merawat hutan hingga kembali lebat (Pixabay)

Menurutnya hutan di BCNM, merupakan contoh bagaimana beberapa generasi ilmuwan telah mendokumentasikan interaksi hewan dan tumbuhan untuk memahami penyebaran spesies pohon.

Dalam keterangan yang sama dari Sciencedaily, Daisy Dent, ahli ekologi tropis dari MPI-AB mengatakan dari data yang mereka kumpulkan selama 100 tahun itu, terdapat gambaran mengenai fase akhir restorasi. Hutan regenerasi, sebagian besar terdiri dari pohon-pohon yang benihnya disebarkan burung-burung kecil.

Namun seiring bertambahnya usia hutan, pepohonan yang disebarkan oleh burung yang lebih besar meningkat. Akan tetapi, yang mengejutkan, sebagian besar tanaman disebarkan oleh mamalia darat di semua umur hutan -dari usia 20 tahun hingga pertumbuhan tua.

“Hasil ini sangat tidak biasa untuk regenerasi hutan pasca-pertanian,” kata Dent.

Dia meyakini, keberadaan hutan lindung dekat tegakan hutan sekunder BCNM, dan rendahnya perburuan, memungkinkan populasi mamalia berkembang dan membawa masuknya benih tanaman.

“Hewan adalah teman kita paling handal dalam hal menghijaukan hutan,” paparnya.

Load More