/
Selasa, 13 Desember 2022 | 07:30 WIB
Bendera Maroko dan Palestina (Sumber AP)

Ahmed Abu Suleiman, seorang pelatih sepak bola dari kamp pengungsi Shati di Kota Gaza, mengatakan dia merasa bangga melihat bendera Palestina begitu banyak di kalangan penggemar di Doha.

“Rezim berubah, tetapi orang-orang tetap tidak berubah. Mereka memikirkan masalah Palestina, tentang luka Palestina,” katanya.

Ribuan orang memadati gedung olah raga Kota Gaza dengan layar besar sumbangan Qatar untuk menyaksikan pertandingan Maroko-Portugal. Banyak yang memegang poster yang menunjukkan bendera Palestina dan Maroko serta slogan, “Satu Orang, Satu Negara.”

“Ini perasaan yang tak terlukiskan. Saya bersumpah seolah-olah orang Palestina yang bermain,” kata seorang penggemar, Ibrahim al-Lilli. “Kita semua adalah Maroko.”

Load More