- Cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Phosangit Leres, Probolinggo, Jawa Timur pada Sabtu sore (7/2).
- Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada total 20 rumah warga di Dusun Bringin dan Kukun serta fasilitas umum.
- BPBD Probolinggo telah melakukan pendataan kerusakan; dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden cuaca tersebut.
Suara.com - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Phosangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (7/2) petang. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo, Oemar Sjarif, mengatakan angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan berdampak cukup luas di desa tersebut.
"Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang disertai angin kencang mengakibatkan puluhan rumah dan fasilitas umum rusak di Desa Phosangit Leres, Kecamatan Sumberasih," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Probolinggo Oemar Sjarif di Probolinggo, seperti dikutip dari Antara, Minggu.
Berdasarkan pendataan sementara, kerusakan rumah warga tersebar di dua dusun dengan kategori ringan hingga berat. Petugas BPBD telah mencatat jumlah rumah terdampak sebagai dasar penanganan lanjutan.
"Di Dusun Bringin terdapat 12 rumah rusak dan 8 rumah rusak di Dusun Kukun, semuanya yang terdampak di Desa Phosangit Leres," katanya.
Selain rumah warga, angin kencang juga merusak sejumlah fasilitas umum. Bangunan musala Sirojulfalah serta gedung SPPG dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Probolinggo langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi warga terdampak. Fokus utama penanganan diarahkan pada pendataan kerusakan serta memastikan keselamatan masyarakat.
Oemar menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.
"Kami terus memantau perkembangan situasi dan mengajak masyarakat untuk segera melaporkan ke aparat desa atau BPBD apabila terjadi kejadian serupa, guna mempercepat penanganan dan meminimalisir dampak bencana," ujarnya.
Baca Juga: Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
Berita Terkait
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Bencana Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah di Kabupaten Bogor
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas