Selasa, 13 Desember 2022. Argentina menang 3- 0,Argentina terlalu kuat bagi tim Kroasia yang mencapai semifinal Piala Dunia berturut-turut dengan mengejutkan menyalahkan unggulan juara, Brasil di sepanjang Piala Dunia Qatar.
Lionel Messi menginspirasi Argentina untuk menang 3-0 di Stadion Lusail Selasa dan bergerak selangkah lebih dekat untuk mengangkat satu trofi Piala Dunia di akhir karirnya.
Tapi bagi playmaker terbaik Kroasia, Luka Modric, kemungkinan ini kesempatan terakhirnya untuk memenangkan Piala Dunia. Dia diganti terlambat dan meninggalkan lapangan untuk tepuk tangan dari kedua kelompok penggemar, yang memberikan penghormatan kepada salah satu pemain sepak bola terhebat yang di miliki Kroasia tersebut.
Kroasia akan melawan Maroko di perebutan tempat ketiga, tetapi sekarang saatnya untuk melihat ke depan ke generasi berikutnya.
Semangat Kroasia telah menjadi kualitas yang paling menonjol, bangkit dari ketertinggalan melawan Jepang dan Brasil untuk lolos melalui adu penalti di babak 16 besar dan perempat final.
Untuk bisa sampai ke semifinal juga melibatkan sedikit keberuntungan. Kroasia mungkin tersingkir lebih awal jika saja Romelu Lukaku berhasil memanfaatkan peluang saat bermain imbang 0-0 dengan Belgia di pertandingan terakhir Grup F.
Kroasia jelas bukan tim yang paling atraktif di Qatar, hanya memenangkan satu dari enam pertandingan dalam regulasi atau perpanjangan waktu, tetapi mereka sulit dikalahkan dan menantang ekspektasi untuk Piala Dunia kedua berturut-turut.
“Mereka mencapai hal-hal hebat dan mereka adalah generasi emas sepak bola Kroasia,” kata pelatih Zlatko Dali.
Pada usia 37 tahun, Modric kemungkinan besar telah bermain di Piala Dunia terakhirnya, tetapi dia masih bisa bermain untuk Piala Eropa 2024. Ivan Perisic dan Dejan Lovren keduanya berusia 33 tahun, dan Andrej Kramaric, 31 tahun.
Baca Juga: Kocak, Kaesang Ganti Foto Profil Pakai Potret Gibran Pasang Muka Datar: Kalau Senyum Aneh
“Yah, mungkin ini akhir dari generasi di Piala Dunia,” kata Dalic. “Beberapa dari mereka berada pada usia di mana akan sulit untuk bermain di Piala Dunia 2026.
“Saya pikir banyak pemain akan menyelesaikannya di Euro 2024.”
Dali pelatih yang membawa Kroasia ke final di Rusia juga berencana bertahan.
"Saya akan melanjutkan, kontrak saya berjalan hingga Euro 2024," katanya. “Rencana saya adalah lolos bersama Kroasia ke Euro 2024.”
Bek tengah Josko Gvardiol telah menjadi salah satu pemain menonjol di Piala Dunia dan telah dikaitkan dengan sejumlah klub terbesar di Eropa.
Dia tidak berdaya untuk menghentikan momen ajaib Messi dalam membangun gol ketiga Argentina, tetapi dia tampaknya akan menjadi tokoh kunci bagi negaranya ke depan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya