Depok.suara.com - Maroko mendapat hadiah dari FIFA untuk menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia Klub pada bulan Februari. Piala Dunia klub akan diperbanyak menjadi 32 tim pada tahun 2025.
Juara Eropa Real Madrid, juara Amerika Selatan Flamengo dan Seattle Sounders, pemenang pertama Liga Champions CONCACAF dari Amerika Serikat, akan bermain dalam turnamen tujuh tim tradisional mulai 1-11 Februari.
"Setelah perjalanan Maroko yang menginspirasi ke semifinal Piala Dunia di Qatar, negara itu sekarang akan menggelar acara sepak bola global berikutnya dalam waktu enam minggu," Jelas petinggi FIFA.
Hal ini akan menjadi salah satu dari edisi tujuh tim terakhir untuk juara kontinental. Karena selanjutnya FIFA akan memperpanjang turnamen selama sebulan yang direncanakan akan dimulai pada 2025.
"Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan perubahan yang dimaksud adalah "membuatnya benar-benar seperti Piala Dunia." jelas laman tersebut.
Maroko harus menggelar pertandingan dengan kota yang ditetapkan untuk menyediakan dua tim dalam kompetisi 10 hari, yang menampilkan juara kontinental dari masing-masing enam konfederasi di sepak bola dunia.
Klub asal Maroko, Wydad memenangkan Liga Champions Afrika musim lalu dan juga liga Maroko. Tempat cadangan FIFA untuk juara domestik negara tuan rumah harus dikembalikan ke runner-up liga Raja.
Kedua tim bermarkas di Casablanca, di mana Stade Mohammed V yang berkapasitas 67.000 tempat duduk kemungkinan menjadi tempat beberapa dari delapan pertandingan Piala Dunia Antarklub.
Maroko juga menjadi tuan rumah Piala Dunia Antarklub pada 2013 dan 2014, yang masing-masing dimenangkan oleh Bayern Munich dan Real Madrid.
Hanya tim Eropa dan Amerika Selatan yang memenangkan Piala Dunia Klub sejak dihidupkan kembali dalam format saat ini pada tahun 2005.
Baca Juga: Dialog Akhir Tahun Unpacking Indonesia: Kedaulatan Rakyat Jadi Prioritas, Substansi Perlu Dibenahi
FIFA telah lama ingin meluncurkan versi yang diperluas dengan 24 atau 32 tim dalam turnamen yang dimainkan pada bulan Juni. Edisi perdana yang direncanakan pada tahun 2021 di Tiongkok dibatalkan karena pandemi COVID-19, meskipun tidak ada format turnamen yang disetujui atau ditandatangani oleh penyiar atau sponsor.
Peluncuran 2025 sekarang direncanakan, kata Infantino, menjanjikan pembicaraan dengan para pemangku kepentingan sepak bola setelah dewan yang berkuasa menyetujui prinsip tersebut Jumat.
Itu dapat diselenggarakan di Amerika Serikat dan berfungsi sebagai acara uji coba untuk Piala Dunia 2026, yang diselenggarakan di AS, Kanada, dan Meksiko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan