Depok.suara.com, Guna melakukan pengamanan dalam pertandingan Piala AFF 2022 antara Timnas Indonesia vs Thailand di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) hari ini, aparat kepolisian Mabes Polri turunkan ribuan personel.
Asisten Operasi Kapolri Irjen Agung Setya mengatakan, ribuan jumlah personel tersebut telah disesuaikan dengan hasil mitigasi resiko yang dilakukan oleh pihak Intelkam Polri.
Selain aparat kepolisian, kaya Agung menjelaskan pihaknya juga bakal dibantu instansi terkait lainnya seperti TNI, Satpol PP, Damkar, hingga tenaga medis.
“Kita menyiapkan 1. 980 petugas pengamanan Polri dengan TNI dan Satpol PP, Damkar dan kesehatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/12) seperti dilansir laman NTMC Polri.
Lebih lanjut Agung mengatakan, pihaknya memastikan bahwa aparat tidak akan berjaga didalam stadion, tapi hanya diluar.
Sementara untuk pengamanan 50.000 suporter yang menonton pertandingan di dalam stadion, kata dia, akan dilakukan langsung oleh pihak steward.
“Khusus untuk pengamanan di dalam Zona 1, lapangan hijau sampai dengan tribun dan pintu masuk, disiapkan 500 steward,” terangnya.
Untuk itu, lanjut Agung, pihaknya menghimbau kepada seluruh penonton agar mengikuti arahan petugas di lapangan. Ia juga mengingatkan agar para suporter tidak membawa barang-barang berbahaya yang dilarang.
"Penonton diharapkan dapat menjaga perilaku dan tidak membawa barang yang dilarang sehingga bisa menikmati jalannya pertandingan," pungkasnya.
Baca Juga: Dianggap Berjasa Buat Ekonomi Malaysia, Menlu Minta TKI Dilindungi Pemerintah Negeri Jiran
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026