/
Jum'at, 13 Januari 2023 | 11:49 WIB
Ayu Aulia dan Sunan Kalijaga di Polres Jakarta Selatan pada Kamis (4/8/2022). (Suara.com/Rena Pangesti)

Depok.suara.com - Sunan Kalijaga resmi menjadi kuasa hukum Ferry Irawan dalam kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa Venna Melinda. Kasus ini mendapat perhatian besar dari warganet.

Tetapi karena keputusan tersebut banyak warganet yang menghujat Sunan Kalijaga. Mereka bahkan kecewa dengan permohonan Sunan Kalijaga agar Venna Melinda mau berdamai dengan Ferry Irawan.

Bahkan sejumlah warganet mengingatkan Sunan Kalijaga, soal dirinya yang begitu semangat membela kliennya korban KDRT. Sunan dianggap lupa hal itu.

"Jangan damai deh bang. Laki main fisik ke perempuan, wajib diproses sampai masuk bui si pelaku. Kemarin kayaknya Bang Sunan teriak untuk KDRT," kata akun @safrizal***.

"Kemarin teriak-teriak minta keadilan soal KDRT terhadap perempuan, kok sekarang malah membela pelaku KDRT?" tanya akun @sujar***.

Sunan Kalijaga rupanya gerah juga banyak komentar negatif terhadap postingannya. Seakan tak terima, Sunan menganggap warganet yang berkomentar negatif tentangnya, tidak tahu apa-apa soal KDRT.

"Alah kalian ini tahu apa soal KDRT?! Lihat pemberitaan saya ini adalah pengacara pejuang para korban wanita yang terkena kekerasan. Apa kalian pernah dukung saya ketika saya bela wanita?" kata Sunan Kalijaga.

Tentu saja, komentar Sunan Kalijaga pun langsung ramai dibalas warganet lain. Berikut komentarnya:

"Santai aja kali pak enggak usah ngegas. Kalau mau bela silakan, itu hak bapak sebagai pengacara yang ditunjuk si pelaku KDRT. Tapi netizen juga punya hak berpendapat. Apapun itu namanya KDRT ya enggak dibenarkan dong. Damai sih silakan tapi hukum ya tetap berjalan," kata akun @ruthto***.

Baca Juga: Sunan Kalijaga Harap Ferry Irawan Berdamai dengan Venna Melinda Seperti Lesti Kejora dan Rizky Billar, Auto Dihujat Warganet

"@ruthto*** betul banget. Kalau cuma damai doang ya keenakan pelakunya, malah bisa jadi contoh bagi pelaku KDRT yang lainnya. Hukum harus tetap berjalan, jangan jadikan kasus Lesti dan suaminya sebagai contoh," timpal akun @henryani***.

Load More