Depok.suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menemani Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Mohamed bin Zayed yang melakukan penandatanganan MOU di Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo.
Dilihat dari unggahan kanal YouTube Berita Surakarta, ada dua kesepakatan yang ditandatangani, pertama adalah terkait manajemen bersama Pengelolaan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo yang akan dilakukan oleh Kemenag dan MBZ University for Humanities.
MOU kedua adalah penandatanganan pembangunan Solo Culture Center atau Islamic Center. Gibran terlihat dalam proses penandatanganan tersebut.
Setelah proses penandatanganan tersebut dirinya pun mengantar perwakilan Kementerian Agama dan Mohamed bin Zayed untuk berkeliling. Dirinya pun sempat berfoto bersama dengan para rombongan.
Hal yang menarik adalah ketika rombongan Gibran melewati anak-anak sekolah yang berkumpul di depan Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo. Dirinya sempat diminta untuk bermain lato-lato.
Tetapi seperti biasa, Gibran hanya menanggapi seadanya. Bahkan sembari berkelakar, dirinya menolak diajak bermain dengan anak-anak tersebut.
"Wegah (gak mau)," ucap Gibran.
Anak-anak sekolah itu tidak patah arang, mereka malah memainkan lato-lato tersebut. Tetapi Gibran malah menyuruh mereka untuk sekolah.
"Sudah sana sekolah," ucapnya.
Baca Juga: EA Umumkan Daftar Nominasi Team of The Year FIFA 23: Ada Messi, Tiada Cristiano Ronaldo
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel