Depok.suara.com, Seorang pemuda B diamankan warga karena diduga melakukan pencurian uang yang digunakan untuk anak yatim di rumah Amil di RW 05 Kelurahan Pancoran Mas.
Ketua RT 2/ RW 05 Kelurahan Pancoran Mas, Ismail kepada wartawan, pelaku diamankan warga setelah melakukan aksi pencurian di rumah Amil.
Saat melakukan aksinya pelaku berhasil menggasak tiga unit telepon seluler, tiga dompet, emas, uang yatim, uang tromol masjid dan uang kematian di lingkungan setempat.
"Saya bertemu Ustad Alamasyah di luar, menanyakan ada orang yang lari lewat sini, saya lihat pelaku baru masuk, akhirnya ke rumah pelaku," katanya.
Dirinya mengungkapkan, pelaku awalnya tidak mengakui perbuatannya. Namun, warga yang curiga akhirnya menggeledah rumah pelaku.
"Pelaku ngeyel dan terus berkilah. Mukanya tidak ada tegangnya, bilang cari saja (barang buktinya). Akhirnya ditemukan tas punya Ustadz Alamsyah, pelaku langsung diamankan," ungkap Ismail.
Lebih lanjut Ismail mengatakan, pelaku saat ditangkap juga seperti sedang mabuk obat. Sebab, pelaku terus melawan dan emosi.
"Informasi dari wilayah lain juga ada yang kejadian serupa, mungkin komplotannya,"katanya.
Sementara warga setempat, Sri Rahayu Ningsih menambahkan, warga memang sudah gerah akibat temperamen pelaku yang mengontrak di RT 02 RW 05
Baca Juga: Bantah Perjanjian Politik Dengan Prabowo, Tim Anies: Yang Ada Perjanjian Dengan Sandiaga
"Pulang subuh, habis itu taro motor di tengah jalan, kita kan jadi susah masuk," katanya.
Dirinya mengungkapkan, selain ketahuan pencurian, warga juga geram dengan banyak laki-laki yang bertamu pada malam hari ke rumah pelaku.
"Di rumah kontrakan pelaku kan ada keluarga anak perempuan. Masa malam-malam bertamu," katanya.
Setelah mendapatkan barang bukti, pelaku langsung diamankan untuk menghindari amuk warga. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polsek Pancoran Mas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi