Depok.suara.com - Nikita Mirzani terlihat menyerang pihak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Hal ini dilakukannya usai melihat vonis bagi Bharada Richard Eliezer atau Bharada E yang dinilai ringan.
Dilihat dari akun Instagram @NikitaMirzanimawardi_172, dirinya menyindir permintaan dari keluarga Brigadir J yang meminta pangkat anaknya. Dan juga pembersihan nama bagi Brigadir J.
"Ibu dan bapak Joshua yang saya hormati. Bapak tahu gak pahlawan Revolusi aja naik pangkat anumertanya hanya satu tingkat, kenapa kalian maunya naik dua tingkat?" ucap Nikita Mirzani.
Dirinya lantas membandingkan posisi Brigadir J dengan banyak anggota polisi yang tewas di Papua dan Poso. Namun anggota polisi itu tidak ada yang meminta membuat sebuah museum.
Bahkan saking jengkelnya, Nikita Mirzani menyarankan agar keluarga Brigadir J meminta anaknya diangkat sampai posisi Jenderal. Bahkan mengambil jabatan dari Ferdy Sambo yang akan dihukum mati.
"Kalau saya ortunya Joshua. Saya minta pangkatnya Sambo saja, mayan bintang 2. Kan Sambo juga bakalan almarhum. Gak mungkin pangkat tuh dibawa sampai ke liang lahat," sindir Nikita.
Banyak warganet yang sepakat dengan pernyataan Nikita Mirzani. Mereka menyebut keluarga Brigadir J terlihat tamak dalam permintaannya.
"Kali ini setuju, keadilan sudah didapat dipengadilan," papar @ottoxxx.
"Dikasih hati malah minta jantung keluarganya, sudah syukur si fs dikasih hukuman stimpal," papar @nadyaxxx.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Arema FC Bungkam Barito Putera Lewat Gol Tunggal Ilham Udin
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045
-
Kisah Haru Evakuasi Kecelakaan KRL Bekasi, Suami Temani Istri Terjepit 10 Jam Sambil Ngelus Pundak
-
Bertahan di Tengah Keterbatasan: Strategi Sunyi Anak Pejuang Pendidikan
-
Crazy Rich Tulung Selapan Divonis 5 Tahun Meski Terbukti TPPU Narkotika, Aset Tak Semuanya Disita
-
May Day di Monas, Andi Gani Pastikan Tanpa Dana Oligarki
-
Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan
-
Tragedi Bekasi: Saat Nyawa Penumpang Kereta Dipertaruhkan di Atas Rel
-
Pengakuan Anggota Ormas di Balik Horor Perlintasan Rel Bekasi Timur, Benarkah Demi Cuan?
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!