Depok.suara.com - Memiliki anak merupakan kebahagiaan tersendiri bagi pasangan yang baru menikah. Namun, ada sebagian pasangan suami istri (pasutri) yang harus berjuang lebih untuk mendapatkan buah hati.
Berbagai masalah kesehatan pada suami maupun istri ketap terjadi sehingga menghambat kehamilan. Sebab itu, penting bagi kita menjaga kesehatan reproduksi dengan memperhatikan asupan harian.
Dokter Spesialis Kandungan, Cynthia Susanto mengatakan, sejatinya tidak ada makanan yang bisa menunjang kesuburan. Namun, ada beberapa makanan wajib dikurangi atau dihindari agar reproduksi bekerja dengan baik.
“Sebenarnya tidak ada makanan atau nutrisi apa yang menunjang ke sana (kesuburan). Yang penting hindari junk food atau processed food karena makanan itu bisa mencetuskan ketidakseimbangan hormon apalagi yang sudah ada mium, itu menjadi faktor risiko berbahaya,” ungkap Dokter Cynthia dikutip Minggu (5/3/2023).
Kendati demikian, Dokter Cynthia menegaskan, salah satu yang terpenting dikonsumsi wanita adalah asam folat.
“Ibu yang penting itu asupan asam folat, dengan minimal 800 mikrogram untuk mencegah kelainan tulang belakang. Asam folat 3 bulan sebelum persiapan kehamilan itu penting dikonsumsi. Artinya saat mau nikah, mau langsung punya anak, bisa tiga bulan sebelumnya konsumsi asam folat,” tuturnya.
Selain itu, Dokter Cynthia mengungkapkan, vitamin D juga penting. Namun sayangnya, banyak wanita Indonesia yang kurang terpapar vitamin D karena tak banyak terkena sinar matahari.
“Paparan matahari kurang, maka kena vitamin D-nya juga kurang. Sehingga asupan vitaminnya kurang, padahal vitamin D dipergunakan mencegah komplikasi kehamilan. Jadi dua itu, vitamin D dan asam folat penting,” kata dokter Cynthia.
Sementara bagi suami, Dokter Andrologi (Alat Reproduksi Pria), Maitra Djiang menuturkan, penting untuk meningkatkan asupan protein serta mengatur pola hidup guna menjaga kesehatan sistem reproduksi.
Baca Juga: 6 Fakta Oknum Polisi Diduga Pakai Mobil Curian: Ngaku Pinjam, Pelaku Si Adik Korban Sendiri?
“Jangan lupa untuk personalized, seperti olahraga dan akupuntur karena setiap orang kasusnya berbeda. Sangat mungkin sperma jelek karena kolestrol tinggi. Jadi apa yang harus dilakukan? Turunkan kolestrolnya biar spermanya bagus,” ungkap Dokter Maitra.
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Suami Istri Di Tanggul Kali Lekso Blitar, Beberapa Bagian Tubuh Gosong
-
Enteng Nasihati Pasutri Soal Rumah Tangga, Anne Ratna Mustika Malah Dicibir Netizen: Kurang Pantas
-
Empat Jenazah Kalideres Masih di RS Polri, Segera Diserahkan ke Keluarga
-
Bahagia Itu Sederhana, Pasutri Ini Foto Anak-anaknya, Buat Warganet Haru: Bakal Bikin Happy
-
Sempat Hilang Dihantam Ombak, Pasutri Ditemukan Tewas di Perairan Dumai
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
5 Brand Parfum Lokal Anti Mainstream, Wajib Masuk Koleksi!
-
4 Moisturizer Lokal Licorice untuk Wajah Cerah dan Lembap Sepanjang Hari
-
Nia Ramadhani Akhirnya Klarifikasi Isu Cerai dengan Ardi Bakrie
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global
-
Minyak Goreng 'Minyak Kita' Langgar HET di Sulsel? Satgas Saber Bongkar Temuan Mengejutkan
-
Angkot Tua Bapak