Depok.suara.com - Pihak kepolisian akhirnya mengungkapkan jika sepatu branded yang dikenakan Mario Dandy Satriyo saat rekonstruksi penganiayaan David pada Jumat (10/3/2023) bukan milik Mario melainkan hanya dipinjamkan oleh seorang penyidik bernama Bripka Hary.
Ada alasan tersendiri mengapa sepatu Bripka Hary dipinjamkan kepada Mario. Berdasarkan informasi dari Polda Metro Jaya, sepatu itu digunakan Mario karena saat penganiayaan ia mengenakan sepatu.
"Saat kejadian MDS menggunakan sepatu saat melakukan penganiayaan dalam bentuk injakan ataupun tendangan ke arah yang vital yaitu kepala dan kepala belakang (tengkuk),” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi seperti yang dikutip oleh Depok.suara.com dari PMJ News pada Senin (13/3/2023).
Maka dengan penggunaan sepatu tersebut, pihak kepolisian dapat menganalisis apakah sepatu yang dikenakan Mario merupakan instrumen yang mempengaruhi kondisi David hingga dapat menimbulkan luka pada korban.
“Penyidik bisa menganalisis apakah sepatu tersebut merupakan instrumental delik (alat kejahatan) yang bisa berpengaruh terhadap fatalitas luka terhadap korban,” lanjut Hengki.
Sebelumnya penampilan Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas saat rekonstruksi menarik perhatian masyarakat karena terdapat perbedaan yang mencolok.
Mario Dandy Satriyo terlihat mengenakan sepatu branded merek Nike, sementara Shane Lukas hanya mengenakan sandal jepit biasa. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Isu Nama Jawa Barat Diganti Jadi 'Tatar Sunda' Viral, Pemprov Beri Penjelasan
-
Daftar Harga 5 Lipsstik Dior yang Asli, Tahan Lama dan Tak Bikin Bibir Kering
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
6 Ciri Lipstik Maybelline Asli dan Palsu Agar Bibir Tidak Menghitam
-
Gus Miftah: Pesantren Harus Jadi Benteng Lawan Bullying dan Kecanduan Gadget
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Cipanas Diterjang Banjir, Wabup Lebak Amir Hamzah Turun Langsung Sisir Permukiman Warga