Depok.suara.com - Staff Puskesmas Lambunu, Sulawesi Tengah meminta maaf atas tindakan mereka membedakan pelayanan BPJS dalam sebuah konten Tiktok. Mereka mengaku tidak ada niat untuk menyindir pasien BPJS.
Dilihat dari Tiktok @Kokorinto, mereka meminta maaf kepada seluruh tenaga kesehatan di Indonesia. Terutama masyarakat yang tersinggung atas konten mereka.
"Puskesmas kami tidak membedakan pelayanan bagi pasien BPJS dan biasa," ucap mereka.
Warganet yang melihat video itu mengaku tidak bisa menerima permintaan maaf tersebut. Bagi mereka permintaan maaf dari para nakes itu tidak ikhlas.
"Makanya kalo buat konten tuh yang mengedukasi bukan buat sensasi trus ujung2nya buat klarifikasi. Bikin malu aja," ucap @rfxxx.
"Kalo izin praktiknya dicabut kasian juga misal tempat berobat yg paling dekat sama warga tuh tempat itu, minimal si boti sama antekannya itu dikeluarin aja," kata @junetxxx.
"Ini si boti klarifikasinya udh baca script pake acara doyong maju mundur.. hadeeeeh
Minimal izin prakteknya dicabut lah," papar @dakxxx.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Drama Tujuh Jam Pemadaman Api di Gudang Raksasa Jombang
-
Bebas dari Masa Sulit, 4 Zodiak Ini Diprediksi Jalani Hari Mulus pada 13 Juni 2026
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?