Depok.suara.com - Ayah Orang tua Tiktoker Bima Yudho (@awbimaxreborn) Juliman membela anaknya saat berbincang dengan pengacara Gindha Ansori. Diketahui sosok Gindha Ansori adalah yang melaporkan Bima Yudho ke Polda Lampung.
Dilihat dalam program Catatan Demokrasi TV One, awalnya Gindha Ansori mengkritik Juliman yang ditudingnya tak mengajarkan sopan santun kepada Bima. Pasalnya disebutkan oleh Juliman, Bima kerap melontarkan kata-kata kasar. .
"Bapak Juli menganggap apa yang jadi konten-konten anak bapak itu dianggap adalah benar. Apakah bapak mengajarkan anak bapak cara berbicara 'Lampung Dajjal', terus kemudian tentang gob*ok, anji*ng untuk kepentingannya sendiri," ucap Gindha.
"Apakah itu bapak yang mengajarkan, bahwa itu baik?," sambungnya.
Juliman seperti tidak terima dituding tak mengajarkan sopan santun kepada anaknya. Dirinya malah langsung mengskakmat Gindha dan membandingkan dengan kasus pejabat yang korupsi di Indonesia.
"Gini apa artinya orang itu baik sopan santun tapi berkorupsi, dia berbicara dengan kotor tapi tidak korupsi dia jujur, logis, tegas, berani, bagaimana, ini yang saya tanyakan," tegas Juliman.
"Saya tanya dulu sama bapak, sopan santun, etika baik tapi berkorupsi, sama dengan omongannya anak muda berkoar-koar tapi dia membela negara, jiwanya berkorban luar biasa, menurut bapak baik yang mana," lanjutnya.
Warganet yang mendengar pernyataannya Juliman pun langsung respek. Bagi mereka Juliman telah mengajarkan banyak hal kepada sosok Bima.
"Wkwkwk bima mirip bapaknya banget gemes," ucap @senjataxxx.
"Ternyata pns ada juga yg kontra ke pemerintah. Respect," ucap @xyzxxxx.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar