/
Kamis, 27 April 2023 | 16:43 WIB
Dinsos Kota Bogor memperlihatkan uang, STNK motor dan cek yang dimiliki seorang pengemis yang tinggal di kolong Jembatan Panaragan. (Instagram @dinsoskotabogor)

Depok.suara.com - Dinas Sosial Kota Bogor berhasil mengungkap pengemis dengan harta jumbo saat merazia kolong jembatan Panaragan.

Pengemis tersebut memiliki uang tunai sangat banyak, 2 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor, dan 1 cek dengan nominal Rp1 miliar.

Video yang dibagikan oleh akun Instagram @dinsoskotabogor memperlihatkan seorang pegawai Dinsos memperlihatkan aset-aset yang dimiliki oleh pengemis tersebut kepada Pak Kabid.

Pak Kabid pun membacakan jumlah nominal cek BCA tersebut.

"Ceknya mana om, wah satu miliar tiga ratus lima puluh juta," ucap Pak Kabid.

Kemudian, seorang petugas perempuan menimpali,"Wah, kalah kita pak Kabid!".

Pengemis yang biasa tinggal di kolong Jembatan Panaragan diamankan Dinsos Kota Bogor (sumber: Instagram @dinsoskotabogor)

Ada SNTK Motor

Selain menata uang dalam lembaran kertas, pegawai Dinsos juga memamerkan 2 STNK motor yang beralamat di Taman Pagelaran, dan Bogor Raya Permai.

Penghuni Kolong jembatan Panaragan Kota Bogor yg sudah 3 kali dievakuasi Dinsos Kota Bogor ternyata punya uang tunai yg cukup banyak, tabungan, motor, dan aset lainnya yg cukup besar.

Baca Juga: Gaya Kaesang Pangarep Layani Prabowo Subianto Makan Siang di Solo, Minta Dukungan Maju sebagai Depok Satu?

Mereka menjadi pengemis dan pemulung sebagai profesi dan kerjaan rutin. Tinggal di kolong jembatan menjadi cara untuk dikasihani untuk menambah penghasilan mereka.

Dinsos Kota Bogor berharap masyarakat tidak memberikan bantuan kepada warga seperti ini, krn akan semakin membuat mereka betah menjadi GePeng dan semakin sulit diurus dan dibina oleh pemerintah.

Dinsos juga terus berusaha menangani PMKS/PPKS khusunya GePeng agar mereka bisa mandiri dan tidak mengandalkan hidup dari hasil belas kasihan orang. Bersama SKPD lain kami bersinergi untuk menampung di Rusunawa bagi tuna wisma warga kota Bogor.

Menyediakan fasilitas kesehatan bersama Dinkes, Sekolah Gratis di Semua SD dan SMP Negeri, juga menyediakan sembako bantalan untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun perlu dukungan masyarakat dengan cara Tidak Memberikan Bantuan kepada mereka di Jalan, di Lampu Merah yang akan membuat mereka menjadi semakin betah.

"Kami akan sangat berterima kasih apabila bantuan masyarakat disalurkan melalui panti, langsung ke tempat tinggal mereka, atau melalui Baznas, Dinas Sosial atau Lembaga Kesejahteraan Sosial yg ada di Kota Bogor," tulis Dinsos Kota Bogor.

Load More