Depok.suara.com - Posan eks drummer Kotak mengungkit perannya di masa lalu saat mengorbitkan Tantri. Dirinya merasa Tantri melupakan jasanya pada masa lalu.
Dilihat dari kanal YouTube Uya Kuya, Posan menyebut dahulu Tantri dibawah olehnya untuk menjadi vokalis Kotak. Tetapi banyak pihak yang menolak Tantri menjadi vokalis.
"Pertama kali lu mendaftar jadi vokalis Kotak itu dari gua. Semua orang gak ada yang setuju bro," paparnya.
Bahkan jelas Posan, ada seseorang yang menyebut muka Tantri seperti pembantu. Sehingga tak layak jadi vokalis dari group band Kotak.
"Ada yang bilang dulu, gak tahu sekarang kan bro. Maaf ya, Tantri enggak maksud mengurangi. Jangan dia deh mukanya kayak pembantu," ucap Posan.
Tetapi Posan mengaku selalu membela Tantri hingga mengajarkannya bertemu awak media. Bahkan Tantri juga sering menginap di kost an Posan karena rumahnya yang cukup jauh.
Karena itulah, Posan berharap Tantri tak melupakan sejarah. Terutama kepada orang-orang yang berjasa padanya.
Jangan ilangan sejarah. Buka hati lo. Siapa yang support lo pertama siapa yang anter ke Taman Mini ke Cimone Tangerang
Baca Juga: Reaksi Para Wisman Soal Rencana Pungutan 10 Dolar Untuk Masuk Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring