Depok.suara.com - Pedangdut Kondang Inul Daratista punya cerita traumatik saat dulu masih manggung di Jawa Timur.
Inul Daratista mengaku sempat digoda untuk diajak berhubungan intim alias diperkosa oleh salah seorang produser.
Bersyukurnya, Inul Daratista menolak ajakan sang produser sekalipun sempat diimingi pembuatan album gratis.
Inul Daratista berujar, lebih baik digaji rendah demi keperawanannya utuh daripada terbuai tapi ternoda.
Terlebih, Inul Daratista berpikir, album yang ditawarkan atasanya itu belum tentu meledak nantinya.
Sehingga Inul Daratista mengaku tak mau merugi mentah-mentah, baik hilang keperawanannya dan album yang tak pasti.
“Aku mikirnya gini. Saya berkorban keperawanan saya, kalau album saya ngetop meledak memang jadi penyanyi terkenal. Tapi kalau keperawanan saya hilang, terus albumnya gak meledak kan rugi banget. Mending nyanyi di kampung, meski dibayar 1 juta tapi perawananku utuh,” kata Inul Daratista di kanal Youtubenya yang tayang pada 4 Maret 2020 lalu.
Sebelumnya, dalam cerita Inul Daratista, dirinya sempat digoda untuk ikut dugem oleh produsernya kala itu.
Namun lantaran mencium niatnya ingin memperkosanya, Inul Daratista tegas menolak tawarannya meski ditawari album baru.
Baca Juga: Dulu Renggang, Raul Lemos Ungkap Rahasia Akurnya dengan Keluarga Anang: Kehadiran...
“Kalau seandainya mereka ajak aku giring diajakin dugem, tiba-tiba aku dikasi minuman dan tiba-tiba aku tidurin rame-rame. Aku juga sadar, makanya aku bilang gak mau,” tandas Inul Daratista.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026