1. Kelainan Genetik
Orang yang melakukan inses hingga sampai berhubungan seks dan memiliki keturunan, ini berdampak pada kelainan genetik. Hal ini karena inses membuat kombinasi dari genetik yang sama. Akibatnya, ini bisa menyebabkan penyakit pada keturunannya.
2. Gangguan Kesehatan dan Mental
Inses bisa menyebabkan gangguan mental pada mereka yang melakukannya. Hal ini karena dari perilaku inses itu tidak benar. Hal ini juga mendorong adanya risiko masalah pada keturunannya. Mereka berisiko alami cacat lahir, keterbelakangan mental, gangguan perkembangan, atau masalah kesehatan lainnya.
3. Sosial dan Psikologis
Inses juga berpengaruh besar pada pandangan yang buruk. Hal ini karena perilaku inses bukanlah sesuatu yang normal. Oleh sebab itu, pelaku akan mendapat stigma buruk, diskriminasi, bahkan isolasi. Mereka juga mendapat tekanan psikologis dari perilakunya itu.
4. Konflik
Dampak lain dari inses yaitu adanya konflik yang terjadi. Hal ini karena inses bukanlah suatu hal yang dianggap normal. Oleh sebab itu, tindakan inses akan membuat konflik di antara keluarga.
Baca Juga: Bukan BTS! NCT Dream, Itzy, dan New Jeans Jadi Line Up Jambore Kpop Concert
Berita Terkait
-
Potret Kebersamaan Kembar Oklin Fia dan Isna Anggita, Seberapa Dekat Sih Mereka?
-
Heboh Oklin Fia Cium Adik Kandungnya Hingga Disebut Warganet Inses, Apa Sih Itu?
-
Nikita Mirzani Setuju Oklin Fia Dipenjara Usai Konten Jilat Es Krim: Dia Gila Pengen Diperhatiin
-
4 Kontroversi Tiktokers Oklin Fia, Dari Makan Es Krim hingga Lakukan Ritual Melukat
-
Oklin Fia Senang Jadi Objek Fantasi Seks Pria, Sampai Nonton Video Masturbasinya: Normalkah?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual
-
Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini
-
Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan