Depok.suara.com- Musisi Ahmad Dhani beberapa waktu lalu pernah mengaku bahwa ia masih menanggung biaya hidup untuk para janda dari korban kecelakaan yang melibatkan Dul Jaelani.
Diketahui, Dul Jaelan pernah terlibat kecelakaan hebat pada tahun 2013 lalu di tol Jakarta-Bogor-Ciawi, yang mana mobil Mitsubishi Lancer Evolution yang dikendarainya menabrak pembatas jalan dan menghantam sebuah minibus yang menewaskan 7 orang. Sementara, ia hanya alami patah kaki saja.
Dari kecelakaan tersebut, membuat Ahmad Dhani harus menanggung semua biaya para korban termasuk keluarga yang ditinggalkan.
Bahkan, hingga saat ini pun pentolan Dewa 19 itu masih menanggung biaya para janda dari korban kecelakaan tersebut.
Hal itu diakui oleh Ahmad Dhani dalam cuplikan YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah kembali melalui YouTube Shorts Microstrategy beberapa waktu lalu.
"Gua kan masih nanggung janda-janda yang ditabrak sama Dul dulu suaminya dan itu gue ambil dari masterpiece," ujar Ahmad Dhani sebagaimana yang dikutip dari YouTube Shorts Microstrategy pada Selasa (5/9).
"Tapi kan janda-janda itu nggak mau peduli harus tetap ada. Jadi, gue harus tetep ngasih ada atau nggak ada," sambungnya.
Kemudian, Deddy Corbuzier menanyakan apakah ada perjanjian tertulis antara Ahmad Dhani dan keluarga korban. Mantan suami Maia Estianty itu menjawab tidak ada perjanjian tertulis dan hal itu dilakukan oleh Dhani atas niatnya sendiri.
"Itu ada perjanjian tertulis secara hukum?" tanya Deddy Corbuzier.
"Ya gak ada, ya moral aja, niat baik aja dari tahun 2013," ujar Ahmad Dhani.
"Sampe kapan?" tanya Deddy Corbuzier lagi.
"Ya, sampe anak-anaknya lulus kuliah, waktu itu kan ada yang masih 2 tahun juga," ujar Ahmad Dhani lagi.
Ahmad Dhani menegaskan bahwa ia menanggung biaya para korban kecelakaan sendirian, namun ia masih menanggung biaya 5 orang janda.
"Dari 2013 sampe sekarang, sekarang ya tinggal janda aja yang masih gue tanggung. Gue, tinggal 5 janda yang gue tanggung," kata Ahmad Dhani. (*)
Berita Terkait
-
Ahmad Dhani Akui Personil Lama Dewa 19 Lebih Pakai Logika, Once Mekel Ngeluh Karakternya tak Cocok: Kamu Bisa Diterima..
-
Tak Dianggap Ibu Sambung oleh Al Ghazali, Mulan Jameela Anggap sebagai Penggugur Dosa
-
Momen Maia Estianty tak Malu Disebut Anak Didik Pertama oleh Ahmad Dhani, Tuai Pujian Warganet: Wanita Berkelas..
-
Tidak Dianggap Ibu Sambung Sampai Ahmad Dhani di Penjara, Mulan Jameela Anggap Pembersih Dosanya: Hikmahnya...
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja