Depok.suara.com – Johan Latumahina, ayah David Ozora merasa tidak puas dengan putusan pengadilan terkait kasus penganiyaan yang di lakukan Mario Dandy beberapa waktu yang lalu.
Setelah terbukti melakukan penganiayaan ke David Ozora, Mario Dandy divonis dengan hukuman penjara selama 12 tahun lamanya sedangkan rekannya, Shane Lukas maksimal 5 tahun.
Putusan tersebut lantas membuat geram Johan Latumahina, selaku Ayah David Ozora yang tahu persis penderitaan yang dialami David Ozora akibat perbuatan Mario Dandy.
Lewat tayangan video yang diunggah oleh channel Youtube Intens Investigasi pada Jum’at (08/09/2023) Johan Latumahina angkat suara mengenai vonis hukuman Mario Dandy.
“Iya vonisnya 12 tahun, sedangkan David seumur hidup (cacat mental),” ujar Johan.
Saat ditemui oleh awak media, ayah David merasa kurang puas dengan vonis hukuman penjara 12 tahun yang dijatuhkan ke putranya Rafael Alun.
Mengingat apa yang dilakukan putra Rafel Alun ini membuat David menderita cacat mental hingga seumur hidup.
“Kita akan kejar terus sampai mentok sampai maksimal, kejar terus keadilan buat David,” timpalnya.
Menurut Johan, hukuman yang setimpal bagi Mario Dandy bukanlah hukuman vonis penjara melainkan derita seumur hidup yang sama persis seperti yang dialami oleh David Ozora.
Baca Juga: Jadwal Perempat Final China Open 2023: Ada Duel Shesar Hiren Rhustavito vs Jonatan Christie
“Bentuk tolak ukur keadilan buat David itu?,” tanya awak media.
“ Cacat mental juga, secara subyektif menurut saya ya itu baru adil,” kata David.
Pasca putusan vonis Mario Dandy, ayah David Ozora akan terus mengejar keadilan bagi anaknya yang saat ini menderita cacat mental.
Tak segan-segan, ayah David Ozoran bakan tuntuk Mario Dandy hingga dapat hukuman yang setimpal hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan.(*)
Tag
Berita Terkait
-
David Ozora Siuman Pasca Koma 1 Bulan, Jonathan Latumahina Bocorkan Amalannya: Baca Al-fatihah 100 Kali dan Maafkan Mario Dandy
-
Mario Dandy Dituding Tidak Serius Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka Pada David Ozora, Publik: Menyesal Sambil Senyum
-
Momen David Ozora Bisa Mewujudkan Mimpinya untuk Menyentuh Kumis Adam Suseno, Buat Warganet Tertawa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring