Depok.Suara.com - Kedengarannya seperti sebuah konsep yang menakutkan, namun menutup mulut di malam hari kini menjadi tren kesehatan.
Erling Haaland, 23, dari Manchester City, baru-baru ini mengatakan kepada pembawa acara podcast Logan Paul bahwa tidur adalah hal terpenting di dunia seperti yang dikutip Depok.Suara.com dari laman The Sun Kamis (28/09)
Untuk mendapatkan tidur terbaik, penyerang menutup mulutnya dengan selotip di malam hari untuk mendorong pernapasan hidung. Alasan di balik teknik ini dibahas oleh Alex Neist, pendiri perusahaan pita suara Hostage Tape.
“Pemulihan yang lebih baik adalah alasan terbesarnya,” katanya kepada Sun Health. “Cara paling ampuh bagi Erling untuk menjadi atlet terbaik setiap hari adalah melalui tidur.”
Bernapas melalui mulut adalah cara bernapas yang buruk saat tidur. Dalam upayanya mencari kesehatan yang optimal, Haaland tidak sendirian. Tess Daly dan Gwyneth Paltrow adalah dua penggemar selebriti lainnya. Namun apakah bernapas melalui hidung di malam hari benar-benar menyehatkan, dan apa risikonya?
"Melekatkan mulut, sebuah metode yang dikatakan dapat mencegah mendengkur, kini menarik perhatian," kata Kerry Davies, alias The SleepFixer, kepada Sun Health. Namun, sebagai spesialis tidur selama 13 tahun terakhir, saya mendesak agar berhati-hati.
HIDUNG DI ATAS MULUT
Tujuan dari penutupan mulut adalah untuk berkonsentrasi pada pernapasan melalui hidung, yang merupakan metode yang sangat efisien.
Menurut Natalie Dale, instruktur yoga dari London Timur, "pernapasan hidung bertindak sebagai sistem penyaringan tubuh karena bulu hidung mencegah alergen, debu, dan sebagainya masuk ke paru-paru, sehingga mencegah alergi."
Baca Juga: Muhammad Sejahtera Raih Emas Pertama Indonesia di Asian Games Hangzhou di Cabang Menembak
Menurut para ahli, hal ini juga mengurangi kerentanan terhadap penyakit seperti pilek dan memperlambat pernapasan, sehingga mengurangi stres.
Dan oksida nitrat dihasilkan, yang membantu membuka pembuluh darah, meningkatkan asupan dan sirkulasi oksigen.
“Anda mengeluarkan lebih banyak CO2 saat bernapas melalui mulut,” Alex menjelaskan.
"Tubuh Anda membutuhkan CO2 untuk mentransfer oksigen ke otot Anda untuk menghasilkan energi."
Semakin sedikit CO2 yang Anda miliki, semakin sedikit oksigen yang dibutuhkan tubuh Anda, tidak peduli seberapa banyak Anda menghirup melalui bibir.
Anda mendapatkan lebih banyak oksigen melalui hidung." Penelitian lain menemukan manfaat seperti menurunkan tekanan darah, memperbaiki struktur wajah, dan kapasitas paru-paru yang lebih besar. Darah yang memiliki oksigen lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kualitas tidur dengan menurunkan rasa lelah di siang hari, nafsu makan, dan fluktuasi suasana hati. Ini juga dapat membantu dalam pencegahan mendengkur. Natalie menjelaskan, "Bernafas melalui mulut di malam hari biasanya menyebabkan dengkuran dan bau mulut." Banyak orang menggunakan selotip untuk menghindari mendengkur, yang mempengaruhi 41% orang dewasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci