AFC dikabarkan pindah venue ke Arab Saudi setelah menolak rencana Federasi Futsal Indonesia (FFI).
Hal ini menyebabkan relokasi dari Jakarta ke Semarang sehingga tim futsal nasional Indonesia akhirnya bermain tandang.
Tampil di hadapan banyak suporter jelas merupakan sebuah keuntungan karena meningkatkan semangat dan motivasi serta tekanan pada tim lawan.
3. Pergantian Pelatih yang Mepet.
FFI telah melakukan pergantian pelatih dengan mepet dari pelaksanaan Piala Futsal Asia 2024, tepatnya Juli hingga Agustus 2023.
Dengan tiba-tiba, Mohammad Hashemzadeh tidak diberikan perpanjangan kontraknya meskipun performa timnya tidak buruk saat di bawah kepemimpinannya.
Kemudian, pelatih Iran tersebut digantikan oleh seorang juru taktik Brasil bernama Marcos Sorato, yang segera mendapatkan tanggung jawab yang besar.
Misinya adalah mengantarkan timnas futsal Indonesia berhasil melaju ke Piala Dunia Futsal 2024, yang sebenarnya telah diberikan sejak masa kepelatihan sebelumnya.
4. Kekuatan Pemain.
Baca Juga: 2 Privilege Ini Bikin Cak Imin Pede Lebih Cocok Jadi Capres Ketimbang Anies
Kekuatan para pemain secara jelas mempengaruhi hasil akhir pertandingan yang dicapai. Sejak awal, tim Garuda tidak memiliki kelengkapan skuad yang optimal.
Rizki Xavier yang sering menjadi anchor utama harus absen karena mengalami cedera. Evan Soumilena sempat memutuskan untuk meninggalkan tim dan menyusul pergi ke Arab Saudi.
Penampilan pemain yang ada juga tidak optimal jika melihat dari performa sebelumnya, meskipun ada perubahan dalam komposisi tim.
Timnas futsal Indonesia juga tanpa Syauqi Saud lawan Arab Saudi karena kartu merah di laga sebelumnya, dan di akhir laga sempat kehilangan Samuel Eko.
5. Kemampuan Lawan Meningkat
Tidak dapat disangkal, penyebab kegagalan pada Kualifikasi Piala Asia Futsal 2024 tak hanya disebabkan oleh "permasalahan" yang ditemui dalam timnas futsal Indonesia.
Selain itu, perkembangan tim-tim lawan juga turut meningkat, walaupun Garuda berhasil memenangkan pertandingan dengan skor yang sangat meyakinkan saat bertemu timnas futsal Makau (12-0).
Timnas futsal Afghanistan dan Arab Saudi yang berada di peringkat lebih rendah daripada Indonesia dalam daftar peringkat futsal dunia, mampu memberikan tantangan yang signifikan.
Timnas futsal Afghanistan mendapatkan keuntungan dengan kehadiran pemain-pemain Iran dalam skuad mereka. Dengan pemain-pemain ini, kemampuan bermain mereka telah meningkat secara signifikan, sehingga berpotensi menjadi pemenang di grup mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Timnas Indonesia Kalahkan Timor Leste, John Herdman Terpesona dengan Debut Tim Geypens
-
Timnas Indonesia Tumbangkan Timor Leste, Shayne Pattynama Langsung Tantang Vietnam di Piala AFF 2026
-
6 Tips agar Sepeda Lipat Makin Ngebut di Jalanan, Tak Takut Tertinggal saat Gowes Bareng
-
Berapa Harga Pertalite Per 1 Agustus 2026?
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Vonis 2 Tahun Penjara untuk Abdul Wahid, Arief Setiawan dan Dani M Nursalam
-
Cara Ikut Upacara 17 Agustus di Istana Negara 2026, Tersedia 8100 Kursi
-
Ada Upaya Ditutupi, KPK Pastikan Kasus Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan di Pemalang Jalan Terus
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Tiny Garden: Buku Bergambar yang Mengajarkan Bahagia Lewat Hal-Hal Kecil