/
Rabu, 15 Juni 2022 | 17:11 WIB
phoyo/ilustrasi rupiah @mufid-majnun-unsplash

Mata uang indonesia mengalami pelemahan  sebesar 0,31% dari sebelumnya ,Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR meletakan nilai rupiah pada posisi RP14,746 per dollar AS.

Sementari dari beberapa mata uang negara asia masih bergerak dalam beberapa persen misalanya dari mata uan Yen menguat menjadi 0,53 % , dari mata uang Korea Selatan mengalami pelemahan juga menjadi 0,32 % , dan untuk mata uanagn Malaysia mengalami penguatan sekitar 0,03 % ,serta mata uang Dollar Singapura menguat menjadi 0,21 %.

Dan rata-rata dari mata uang negara maju justru berada dalam zona hijau ,seperti Poundsterling inggris menguat jafi 0,6 % ,mata uang Euro Eropa menguat jadi 0,66 %, dan mata uang Dolar Australia menguat menjadi 0,77 %.

Ibrahim Assuaibi Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka menegaskan bahwa rupiah melemah dikarenakan pasar khawatir The Fed menaikan suku bunga  sampai 75% basis poin yang bertujuan untuk menekan pergerakan inflasi di Amerika Serikat.

Kalau The Fed kembali akan menaikan bunga acuan ,dampaknya dolar AS akan makin tinggi yang berakibat mata uang lain melemah dan tunduk terhadap mata uang dolar AS tersebut.

Load More