Sepak terjang hacker Bjorka yang diduga membobol data pribadi lembaga negara hingga data pribadi pejabat membuat publik heboh. Namun, polisi dikabarkan berhasil meringkus seorang pemuda yang diyakini adalah Bjorka.
Mengutip Suara.com, kabar penangkapan terhadap pemuda itu dilakukan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Sementara, pemuda yang dikabarkan ditangkap di kawasan Madiun, Jawa Timur itu berinisial MAH (21).
Namun, saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (15/9/2022)., Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Nurul Azizah mengaku belum menerima soal kabar penangkapan pemuda yang diduga adalah sosok Bjorka.
"Belum terinformasi," katanya.
Dari informasi yang dihimpun, polisi meringkus MAH pada Rabu malam sekira pukul 18.30 WIB. Dikabarkan, setelah dilakukan penangkapan, MAH lalu digelandang ke Polres Dagangan untuk dilakukan pemeriksaan.
Identitas Bjorka Terkuak
Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD sebelumnya mengklaim Badan Intelejen Negara (BIN) dan Polri berhasil mengidentifikasi identitas asli hacker atau peretas Bjorka.
"Kami terus menyelidiki karena sampai sekarang ini gambaran pelakunya sudah teridentifikasi baik oleh BIN dan Polri," kata Mahfud seperti dikutip Suara.com, Rabu kemarin.
Mahfud menyebut tim khusus (Timsus) perlindungan data yang sudah dibuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat identitas Bjorka menggunakan alat pelacak. Kendati begitu, dirinya belum bisa menyampaikan secara rinci saat ini.
Baca Juga: Daftar Nominasi AMI Awards 2022: Lyodra, NOAH, Raisa, Rizky Febian hingga Tulus
"Gambaran-gambaran siapa dan di mananya itu kita sudah punya alat untuk melacak itu semua. Tetapi belum bisa diumumkan," ungkap dia.
Klaim Tak Ada Rahasia Negara yang Bocor
Mahfud Md mengklaim tidak ada satupun data rahasia negara yang berhasil dibobol hacker Bjorka yang belakangan santer menjadi perbincangan.
"Sampai detik ini itu belum ada rahasia negara yang bocor," kata Mahfud saat jumpa pers di Gedung Kemenkopolhukam, kemarin.
Mahfud memastikan sejumlah data yang diumbar oleh Bjorka di publik hanya bersifat umum. Dia lalu menyinggung perihal kasus pembobolan data yang pernah terjadi semasa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Ini cuma data-data umum yang sifatnya sebenarnya perihal surat ini itu," ungkap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih
-
Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie
-
All She Was Worth: Misteri Pembunuhan yang Berawal dari Jeratan Utang
-
Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun
-
Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia
-
Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan
-
Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100
-
Dugaan Pemukulan Oknum Aparat terhadap Mahasiswa Umri Berujung Damai
-
Tak Lagi Acak! Spotify Bikin Release Radar Lebih Personal untuk Pengguna
-
Berapa Biaya Mengundang Gus Miftah? Begini Cara Mengundang Miftah Maulana