Bukan Rocky Gerung namanya jika tidak membuat kehebohan. Lewat akun media sosial pribadinya, akademisi cum analis politik itu sempat mengunggah video saat dirinya sedang memanen tanaman ganja. Hal itu dilakukan Rocky di Pegunungan Himalaya.
"Ini teman-teman saya sedang panen ganja," kata Rocky Gerung dalam video seperti dikutip dari denpasarsuara.com, Jumat (2/12).
Dalam videonya, Rocky menyebut jika tindakan untuk menanam pohon ganja di Himalaya tidak dikategorikan sebuah kejahatan. Sebab, menurutnya, ganja di pegunungan Himalaya dinyatakan legal untuk kebutuhan medis.
"Ini bukan kriminal, kalau di sini legal untuk bumbu masak dan pengobatan," terang dia.
Rocky Gerung pun berharap Indonesia segera bisa menerapkan legalisasi ganja. Sebab, diketahui hingga saat ini, pemerintah Indonesia masih menganggap ganja sebagai narkotika golongan 1.
"Mudah-mudahan Indonesia mengikuti tradisi ini. LEGALIZE IT!" katanya.
Berita Terkait
-
Tak Setuju Ada Fit And Proper Test Calon Panglima TNI, Rocky Gerung: Itu Merendahkan!
-
Rocky Gerung Sebut Masyarakat Bakal Ingat Proyek Gagal dan Buzzer Berkembang Biak di Era Jokowi
-
Elektabilitas Bacapres Ibarat Baliho di Pinggir Jalan, Rocky Gerung: Kalau Tidak Sebut Sumber Uangnya, Itu Survei Bohong
-
Acara Relawan Jokowi di GBK Disebut Bukti Istana Takut Anies Baswedan, Relawan: Sebaiknya Uangnya Diberikan ke Cianjur
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik