NasDem dan PKS angkat bicara terkait peristiwa pelemparan telur busuk dan kaus kaki terhadap Bacapres Anies Baswedan saat safari politik ke Aceh, Sabtu kemarin. Pelemparan telur busuk dan kaus kaki itu terjadi di kantor DPW Partai NasDem Aceh jelang Anies menggelar silaturahmi dengan warga di sana.
Ketua DPW NasDem Aceh, Teuku Taufiqulhadi seperti dikutip dari Suara.com, menduga jika pelaku teror telur busuk dan kaus kaki itu merupakan orang yang tidak bertanggung jawab. Kekininan jika pelaku teror itu masih misterius.
Walau sempat mengalami insiden tidak mengenakan, pertemuan Anies dengan warga Aceh tetap berjalan baik. Taufiqulhadi menganggap jika aksi teror itu malah membuat Anies banyak didukung oleh masyarakat Aceh.
"Malah justru dengan demikian dukungan masyarakat Aceh kepada Anies makin besar dan juga kepada NasDem juga bertambah besar," katanya.
Dianggap Ujian
Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Effendi Choirie turut menanggapi atas insiden tidak mengenakan saat Anies berkunjung ke Aceh. Namun, Effendi menilai jika teror telur busuk dan kaus kaki itu merupakan ujian yang mesti dihadapi oleh Anies.
Menurutnya, Anies dan NasDem tengah diberi cobaan dengan sejumlah aksi-aksi negatif. Ia menganalogikan, agar bisa naik kelas, maka harus bisa lulus ujian.
Reaksi Keras PKS
PKS juga bereaksi atas peristiwa teror telur busuk dan kaus kaki yang terjadi ketika Anies bersafari ke Aceh. PKS pun menganggap jika teror itu ditujukan untuk mengintimidasi. Pihaknya pun meminta polisi untuk mengusut kasus itu sampai tuntas.
Baca Juga: Dikenal sebagai Visual, Minho SHINee Justru Dimarahi Karena Hal Ini
"Siapapun pelakunya harus diusut dan ditindak, itu tindakan provokatif dan intimidatif," ujar juru bicara PKS, M Kholid.
Tak hanya itu, Kholid juga menilai, aksi teror itu sebagai tindakan yang mengancam demokrasi. Padahal, kata Kholid, Anies menjadi bacapres NasDem adalah bagian dari hak politik yang juga didukung masyarakat banyak.
"Tidak boleh ada yang menghalang-halangi," ucap Kholid. (Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Kunjungi Sekolah INS Kayu Tanam, Ketua Nasdem Sumbar: Jangan Lupakan Sekolah Pencetak Tokoh Besar
-
Safari Politik Anies Baswedan ke Pekanbaru Bakal Disambut 25 Ribu Orang
-
Anies Baswedan Tiba di Ranah Minang, Disambut Teriakan 'Anies Presidenku' Emak-emak
-
Buruk! Jokowi Dinilai Tak Berhasil Menyelenggarakan Pendidikan Politik Melalui Sistem Kepartaian
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pelatih Norwegia Akui Kehebatan Ousmane Dembele: Sentuhan Bolanya Begitu Sempurna
-
Tak Terkalahkan! Jepang Lolos 32 Besar dan Tegaskan Kekuatan Terbaik Asia
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
10 Koperasi Merah Putih di Kolaka Ingin Putus Rantai Tengkulak
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
5 Cushion untuk Menyamarkan Pori-Pori Besar agar Makeup Lebih Mulus
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan