Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjadi sasaran kritik Deddy Corbuzier. Alasan Deddy Corbuzier murka gegara KPI tak bertaji melihat beberapa stasiun televisi yang menampilkan Fajar Sadboy, pemuda yang viral karena galau soal percintaaan.
Dalam video yang ditayangkan di podcast Close the Door, Selasa (17/1/2023) kemarin, Deddy Corbuzier awalnya menyoroti fenomena Fajar Sadboy, anak berusia 15 tahun asal Gorontalo yang belakangan seliweran di layar kaca.
Setelah viral di TikTok, Fajar Sadboy banyak mendapat undangan dari berbagai acara yang ditayangkan stasiun TV. Namun, acara televisi itu hanya mempertontonkan kegalauan cinta yang masih di bawah umur. Apalagi, mantan pacar Fajar Sadboy sempat turut diundang ke acara televisi.
"Yang jelas, bukan karya, bukan prestasi. Penontonnya jutaan," kata Deddy Corbuzier seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (18/1).
Dia mengaku tidak mempermasalahkan fenomena Fajar Sadboy yang sedang viral. Namun, Deddy menyoroti peran KPI untuk mengatur tayangan acara di televisi.
"Pertanyaan saya, bukan masalah Fajar diundang ke sini apa enggak, bukan masalah Fajar ada di media sosial apa enggak, bukan masalah Fajar nangis-nangis beneran apa enggak, bikin quotes, mau pacaran umur 15 tahun, bukan itu. Pemasalahannya adalah dia pada saat ada TV, mana KPI?" tegas Deddy.
Tak sampai di situ, Deddy Corbuzier juga menyindir klaim KPI yang disebut-sebut lembaga yang melindungi hak anak-anak.
"Kan katanya Anda melindungi hak anak-anak. Saya pernah di Hitam Putih ngundang anak kecil, kena KPI. Kena saya. Pertanyaannya sekarang, ketika Fajar Sadboy dan mantannya, usia di bawah umur masuk ke dalam TV, mana KPI?" ucap Deddy Corbuzier.
Dalam kritikan telaknya kepada KPI, Deddy Corbuzier juga turut mengutip salah satu pasal yang diatur oleh KPI. Saking kesalnya, Deddy pun sempt menyindir gaya sensor yang dilakukan KPI terhadap tayangan-tayangan yang dianggap vulgar.
Baca Juga: Geledah Gedung DPRD DKI, KPK Temukan Barang Bukti Terkait Pengadaan Tanah di Pulo Gebang
"Padahal kalau kita merujuk pada pasal 29 peraturan KPI tentang pedoman perilaku penyiaran disebutkan bahwa lembaga penyiaran tidak boleh mewawancarai anak-anak di bawah umur 18 tahun di luar kapasitas mereka serta wajib mempertimbangkan keamanan dan masa depan mereka. Mana KPI?" kata Deddy lagi mempertanyakan.
"Kok enggak ada? Kok (Fajar Sad Boy) masih bisa tetap muncul (di TV)? Apa Anda sibuk ngeblur tetek (payudara) sapi?" imbuhnya.
Deddy Corbuzier menegaskan bahwa mengundang Fajar Sadboy ke televisi adalah bentuk dari eksploitasi anak yang tidak hanya merugikan Fajar, tetapi juga anak-anak di bawah umur yang menonton.
"Peraturannya ada. Realisasinya mana? Kalau lihat tetek-tetek enggak boleh, tapi kalau anak di bawah umur nangis karena putus cinta boleh gitu?" kata Deddy dengan nada satir.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Fajar Sadboy Sering Nongol di TV, Deddy Corbuzier Ngamuk ke KPI: di Mana Kalian?
-
Tayangan Fajar Sadboy Laku Keras, Deddy Corbuzier: Masyarakat Suka Tontonan Tentang Kebodohan Orang Lain
-
Resmi Ditahan karena KDRT, Ferry Irawan Merengek Minta Maaf ke Venna Melinda Dibilang Mirip Fajar Sadboy
-
Athalla Naufal Bakal Cabut dari KK Bila Venna Melinda dan Ferry Irawan Rujuk
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal