Pegawai bank di salah satu kantor cabang BCA kena tipu habis-habisan oleh Setu yang berprofesi sebagai abang becak. Dari aksi peniputan itu, Setu bisa menyedot uang milik nasabah bank milik bos kos-kosan bernama Muin Zachry hingga ratusan juta.
Aksi tukang becak yang menguras duit nasabah bank sebesar Rp345 juta itu terungkap saat Maharani Istono Putri, teller Bank BCA Surabaya memberi kesaksian di persidangan kasus penipuan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (17/1).
Adapun peristiwa tukang becak menyamar jadi nasabah itu terjadi pada Jumat 5 Agustus 2022 lalu. Seperti dikutip dari Suara.com, saat menyamar menjadi nasabah, Setu mengenakan peci dan masker sehingga terlihat seperti Muin Zachry.
Masker itu dipakai pelaku guna menutupi identitasnya.
Di depan hakim, Putri menganggap jika sosok Setu hampir menyerupai nasabah Muin, ditambah dengan bukti nomor pin dan KTP yang dibawa Setu.
"Dia membawa buku tabungan, tahu nomor PIN dan KTP asli korban," kata Putri.
Saat bertemu dengan tukang becak itu, Putri mengaku sempat bertanya kepada Setu, alasannya sendirian mengambil uang dengan jumlah besar di bank. Agar tidak dicurigai, Setu pun menjawab dengan santai.
Kepada Putri, Setu mengaku jika dirinya didampingi anak yang menunggu di mobil.
"Saat tengah kejadian, bank tempat saya bekerja sedang sepi. Sebab, berbarengan dengan waktu salat Jumat," kata Putri.
Baca Juga: Harga LPG 3 Kg Dan Air PDAM Naik Bersamaan, IRT di Karangasem Merasa Tak Baik-baik Saja
Dalam persidangan itu, Putri mengklaim penarikan uang itu dilakukan sesuai prosedur. Dia pun mengakui jika tanda tangan yang ditulis Setu mirip dengan nasabah Muin. Akan tetapi, teller bank BCA itu mengakui tidak melakukan double cross check terkait pemilik nasabah.
"Saya menganggap pemiliknya sendiri yang ambil. Ini berbeda dengan ketika yang mengambil orang lain (pakai surat kuasa)," jelas.
Dalam sidang juga terungkap jika Setu tidak beraksi sendiria. Ternyat tukang becak itu disuruh oleh Mohammad Thoha yang telah mencuri data pribadi nasabah Muin. Thoha diketahui adalah penghuni kos yang dimiliki oleh Muin.
Data pemilik kos itu dicuri saat korban sedang salat Jumat di masjid.
Setelah mendapat data diri, Thoha lantas mencari orang memiliki raut wajah serupa dengan Muin. Bertemulah Thoha dengan Setu tukang becak yang tengah mangkal di pinggir jalan.
Keduanya berbincang singkat mengenai aksi yang akan dilakukan. Kemudian, akhirnya keduanya setuju dan melancarkan aksi yang berhasil tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?
-
Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui