Relawan Ganjar Pranowo (GP) Mania resmi mundur mendukung Ganjar Pranowo maju menjadi calon presiden (Capres) di 2024 setelah resmi membubarkan diri, Kamis kemarin. Sebelum GP Mania ambil ancang-ancang bubar, Ketua DPP PDIP Said Abdullah 'menyentil' kelompok yang diketuai Ketua Relawan Jokowi Mania atau Joman, Immanuel Ebenezer alias Noel itu.
Said, awalnya mengklaim tak mau PDIP dikait-kaitan dengan relawan GP Mania yang memutuskan bubar.
"Enggak ada hubungan ya, relawan Ganjar bubarin, Ganjar Mania, atau Ganjaris itu kan nggak ada hubungan sama parpol," kata Said seperti dikutip Suara.com, Jumat (10/2).
Said juga sempat berpesan agar para relawan yang ingin mendukung kader PDIP misalnya Ganjar maju di Pilpres tidak juga menggebuk partainya.
"Yang kami harapkan para relawan-relawan ini kalau memang butuh Ganjar untuk dicalonkan PDIP jangan PDIP digebuk terus sama relawan," katanya.
Dia pun merasa janggal jika ada relawan mendukung kader PDIP tapi justru melakukan serangan ke partai.
"Itu sesuatu yang aneh, butuh PDIP, tapi PDIP-nya digebuk oleh relawan kan gak masuk akal."
Sindiran Telak Relawan Jokowi
Noel pun menanggapi soal pernyataan Said yang meminta agar relawan tak menggebuk PDIP jika mau mendukung kader partainya untuk nyapres. Terkait itu, Noel pun memberi tanggapan menohok.
Baca Juga: GP Mania Bubar Karena Ganjar Pranowo Tak Dilirik Partai Jadi Capres?
Dia menganggap logika Said aneh. Ia justru mengaku bangga relawan bisa membuat parpol merasa terpukul.
"Kalau kami bisa membenturkan berarti relawan hebat dong. Berarti partainya lemah jadi kitanya hebat. Logikanya salah sebetulnya, masa kalah dengan relawan," kata Noel, Jumat.
Ia mengaku heran mengapa partai bisa khawatir dengan relawan. Padahal, partai sendiri sebagai organisasi, memiliki struktur yang bagus.
"Secara struktur saja organisasi, dalam sebuah organisasi struktur paling hebat dan besar itu partai," ungkapnya.
Ia justru menyindir balik PDIP sebagai partai tersebar di Indonesia. Menurutnya, PDIP sebagai partai terbesar bisa tersindir, maka hal itu dianggap lemah.
"Jadi partai organisasi paling besar, kalau organisasi yang besar saja cara pikirnya lemah, jangan-jangan partainya lemah."
Berita Terkait
-
PDIP Merasa Tak Terkait dengan Pembubaran Relawan Ganjar Pranowo Mania
-
GP Mania Bubarkan Diri Tak Dukung Ganjar Lagi, Noel Ketua Joman: Tidak Ada Suruhan Jokowi atau Dari PDIP
-
Sosoknya Dipuji-puji usai Resmi Tinggalkan Ganjar, Relawan GP Mania Beralih Dukung Prabowo?
-
Disebut Bukan Suksesor Jokowi, Poin Lengkap Relawan GP Mania Mundur Dukung Ganjar Nyapres
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi
-
10 Ucapan Sungkem Lebaran Bahasa Jawa Halus Kromo Inggil untuk Orang Tua
-
Dirut Jasa Marga Imbau Pemudik Pakai Aplikasi Travoy, Bisa Cek Lalu Lintas Real Time
-
Netanyahu Buka Suara! Kirim Pesan Keras ke Teheran Usai Klaim Tewaskan Ali Larijani
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Apa yang Harus Dilakukan Jika Sandal Hilang atau Tertukar saat Sholat Ied?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Militer Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani dan Komandan Basij, Iran Masih Bungkam
-
Catat Jadwalnya! Truk Sumbu Tiga Diharamkan Melintasi Jalur Pangandaran Selama Arus Mudik 2026