Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video amatir pengendara mobil yang kejar-kejaran dengan 2 remaja yang menjadi pelaku pembacokan. Dalam video yang beredar, dua remaja pelaku klitih yang mengendarai sepeda motor itu akhirnya ditabrak oleh pemobil yang mengejarnya.
Dilihat Selasa (7/3), dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @net2netnews, tampak dua remaja dikejar oleh mobil di jalan raya. Remaja yang dibonceng rekannya itu terlihat mengayun-ayunkan senjata tajam jenis celurit.
Aksi kejar-kejaran antara pelaku klitih dengan sopir mobil itu seperti film action. Sebab, salah satu pelaku menyerang kap mobil saat berusaha dikejar-kejar di jalan raya. Lantaran aksi beringasnya itu, dua pelaku klitih itu ditabrak hingga terpental dari sepeda motor yang dikendarainya.
Berdasar narasi dari unggahan video itu, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Magelang-Yogyakarta di Kecamatan Mertoyudan, Senin (6/3) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.
Disebutkan jika dua pelaku klitih itu berinisial AK dan RO. Keduanya masih berusia 17 tahun dan berstatus pelajar SMK. Dilaporkan jika keduanya juga sudah ditangkap aparat kepolisian terkait aksi klitihnya itu.
Beredarnya aksi pemobil yang mengejar hingga menabrak 2 remaja pelaku klitih di Magelang itu mendapat sorotan publik. Aksi heroik pemilik mobil banjir simpatik banyak warganet. Bahkan, ada warganet yang meminta agar sopir mobil yang melumpuhkan pelaku klitih itu mendapat penghargaan atas aksi heroiknya.
"Sesuai harapan netizen," tulis akun @ja*******.
"Senangnya hatiku," timpal akun @pa******.
"Angkat topi buat yg punya mobil, semoga di ganti berlipat kebaikannya," kata akun @ya*******.
Baca Juga: Timnas Indonesia Cari Lawan Setara Curacao di FIFA Matchday
"Pak tolong yang nabrak begal kasih piagam penghargaan," tulis akun @ri**********.
Berita Terkait
-
Waduh, Korban Pembacokan di Titik Nol Yogyakarta Malah Dilaporkan Balik Tersangka ke Polisi!
-
Klitih Bukan Bagian dari Keistimewaan Yogyakarta, Kenapa Terus Lestari?
-
Resah dengan Klitih, Warganet Desak Gibran Rakabuming Senggol Sultan Jogja
-
Klitih: Tips dan Trik Waspada untuk Melindungi Diri dari Kejahatan
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta