- Truk dinas TNI AD terlibat kecelakaan lalu lintas dengan pengendara motor di Kalideres pada Minggu, 5 April 2026.
- Pemeriksaan awal menyatakan kejadian tersebut murni kecelakaan tanpa unsur kesengajaan saat truk sedang mengantar siswa sekolah.
- TNI AD memeriksa pengemudi, berkoordinasi dengan kepolisian, serta memberikan santunan sebagai bentuk tanggung jawab kepada keluarga korban.
Suara.com - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan dinas di Kalideres, Jakarta Barat, murni merupakan kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan pemeriksaan awal, pihak TNI AD menyatakan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam insiden yang menewaskan seorang pengendara motor bernama Ani Maryati tersebut.
"Kami perlu menegaskan bahwa dari indikasi awal, tidak terdapat unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, melainkan murni kecelakaan lalu lintas," kata Donny dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/4/2026).
Kendati begitu, ia memastikan penyebab pasti insiden ini masih akan tetap dilakukan proses pendalaman lebih lanjut.
"Namun demikian, untuk memastikan penyebab pasti kejadian, proses pendalaman masih terus dilakukan oleh aparat berwenang," ungkapnya.
Kronologi Versi Kadispenad
Donny menjelaskan kronologi sementara yang dihimpun dari laporan di lapangan. Kecelakaan bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor mencoba mendahului truk dinas milik satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad dari sisi yang tidak semestinya.
Kala itu kendaraan dinas TNI AD tersebut, kata Donny, sedang melaksanakan tugas membantu masyarakat, yakni mengantar siswa SDN 05 Kalideres untuk kegiatan LDKS Pramuka ke wilayah Cisarua, atas permintaan resmi dari pihak sekolah.
"Berdasarkan informasi awal di lapangan, kecelakaan terjadi saat sebuah sepeda motor berusaha menyalip kendaraan truk dari sisi kiri, yang kemudian mengakibatkan pengendara kehilangan kendali hingga terjatuh dan menimbulkan korban," ungkapnya.
Baca Juga: Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
Meskipun dinyatakan tidak ada unsur kesengajaan, pengemudi truk dinas tersebut saat ini sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
"Pasca kejadian, pengemudi kendaraan dinas telah melaporkan diri ke satuan dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Denpom I Tangerang," tuturnya.
"TNI AD juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna memastikan penanganan peristiwa ini berjalan secara objektif, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," imbuhnya.
Komitmen Tindak Tegas
TNI AD menyatakan komitmennya untuk menindak tegas personel yang terlibat jika nantinya ditemukan bukti kelalaian di luar indikasi awal yang telah disampaikan. Proses hukum akan ditegakkan secara profesional tanpa memberikan pengecualian kepada siapa pun.
"Apabila dalam hasil penyelidikan nantinya terbukti adanya kelalaian dari pengemudi kendaraan dinas, maka yang bersangkutan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku secara tegas, transparan dan tanpa pandang bulu," tegasnya.
Berita Terkait
-
Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa
-
Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian
-
Prajurit TNI Diserang Israel, Pakar HI Bongkar Pelanggaran Serius Pasukan Zionis
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya