Meli 3GP blak-blakan menceritakan saat dirinya menjadi korban pelecehan. Pelaku yang melecehkannya itu diduga seorang fotografer. Peristiwa pelecehan yang dialami Meli 3GP terjadi ketika wanita asal Medan itu menjadi model topless dalam sesi pemotretran.
Cerita itu disampaikan Meli 3GP saat diundang dalam podcast yang dipandu Denny Sumargo alias Densu. Di depan Densu, Meli 3Gp mengaku pelecehan yang diduga dilakukan itu terjadi setelah dirinya menegak minuman keras (miras) bareng sang fotografer.
"Dia giniin (megang) tangan gua. Gua minum dua atau tiga sloki, nggak biasa-biasanya gua nggak sadarkan diri tujuh jam," kata Meli 3GP seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (21/3).
Meli 3GP pun baru sadar ketika kondisi dirinya dalam keadaan bugil di ranjang. Dia terbangun setelah 7 jam tak sadarkan diri. Dia pun mengaku tidak merasakan apa-apa setelah terbangun pada pukul 4 dini hari.
"Gue nggak tau apa yang terjadi sama gue, sumpah. Gue cuma pakai celana dalem doang (pas bangun). Enggak ngerasa apa-apa," katanya.
Meli 3GP mengaku masih melihat terduga pelaku yang melecehkannya itu. Bahkan, sang fotografer dilihatnya sedang santai sembari menonton televisi.
"Orangnya nyantai di sofa nonton TV 'Kenapa Mel? Santai aja'," kata Meli 3GP menirukan ucapan fotografer yang diduga telah melecehkan dirinya saat sesi foto.
Sayangnya Meli 3GP tak sempat menanyakan apa yang terjadi selama 7 jam tidak sadarkan diri. Meli 3GP langsung memesan ojek online untuk pulang.
Yang makin mencurigakan, kenalan Meli 3GP juga berada di hotel yang sama tanpa diundang. Meski kepikiran, Meli 3GP tak berani menanyakan apa yang terjadi kepadanya malam itu.
Baca Juga: Punya Banyak Kain Sisa? Manfaatkan dengan 4 Cara Ini!
"Gue bukan tipe orang yang ibarat katanya gue dilecehin, gue nggak bisa ngomong sama semua orang kecuali gue emang ditanya," kata Meli 3GP.
"Gue mikirnya itu risiko kerjaan gue dan penampilan gue yang bar-bar."
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap 9 Mahasiswa UIN Alauddin Masih Bebas Berkeliaran
-
Oknum Polisi Lecehkan 2 Perempuan di Kabupaten Bone Akan Ditindak Tegas
-
Cinta Laura Rela Berdesakan Naik KRL Demi Tahu Fenomena Pelecehan Seksual di Transportasi Umum, Apa Hasilnya?
-
Manjakan Visual Creator, Aneka Warna Indah Luncurkan Zhiyun Molus X100 dan Molus G60
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Karier Mandek di Feyenoord, Bek Keturunan Indonesia 190 Cm Pilih Cari Petualngan Baru di Klub Ini
-
Pria Tewas Tertabrak Kereta Api di Simalungun
-
Laptop Gaming Harga 10 Jutaan Terbaik 2026, Cocok untuk Game dan Kerja
-
Apa Boleh Shalat Tahajud setelah Shalat Witir? Simak Panduan Lengkapnya
-
10 Fakta Kesepakatan Prabowo dan Trump: Barang AS Bebas Masuk Indonesia, Tarif 0 Persen!
-
Profil Quincy Bongaerts: Pemain Keturunan Surabaya, Bisa Jadi The Next Calvin Verdonk
-
Persib Bandung Wajib Menang 4-0 vs Ratchaburi Jika Mau Keajaiban Remontada Terwujud di GBLA Bandung
-
Bumi Resources Minerals Buka Suara Lahan Tambang Emas di Segel Satgas PKH
-
Mengapa PTN Membatasi Tahun Lulusan? Menyoal Keadilan Pendidikan Bagi Pejuang Gap Year
-
Bojan Hodak Percaya Keajaiban GBLA Bisa Balikkan Keadaan Persib Bandung Kontra Ratchaburi FC