- Bek muda keturunan Indonesia, Paris Elmensdorp, pindah dari akademi Feyenoord ke Jong Sparta pada 28 Juni 2025.
- Pemain 19 tahun ini merupakan produk murni akademi Feyenoord, pernah mencatat 12 penampilan di tim U-21.
- Elmensdorp berpotensi dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia karena memiliki darah Indonesia dari sang kakek.
Suara.com - Bek muda berdarah Indonesia, Paris Elmensdorp, resmi memulai petualangan baru dalam kariernya.
Setelah lama menimba ilmu di akademi Feyenoord, pemain berusia 19 tahun itu kini bergabung dengan Jong Sparta.
Paris Elmensdorp merupakan produk murni akademi Feyenoord. Ia sudah bergabung sejak usia 10 tahun dan berkembang hingga menembus skuad Feyenoord U-21.
Selama membela tim U-21, Elmensdorp mencatat 12 penampilan resmi.
Paris juga sempat menerima kontrak profesional hingga 2025, menandakan kepercayaan besar klub terhadap potensinya.
Namun, memasuki musim 2025/2026, Paris memilih tantangan baru dengan menerima pinangan Sparta Rotterdam untuk memperkuat Jong Sparta.
Kepindahan Elmensdorp diumumkan pada 28 Juni 2025. Ia bergabung bersama dua pemain lainnya dan akan memperkuat Jong Sparta dengan status amatir.
Di tim barunya, bek bertinggi 1,90 meter itu diharapkan menambah kekuatan lini belakang.
Paris dikenal sebagai pemain bertahan yang bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan (RB-CB), dengan kaki dominan kanan.
Baca Juga: Profil Quincy Bongaerts: Pemain Keturunan Surabaya, Bisa Jadi The Next Calvin Verdonk
Pelatih Kepala Akademi Feyenoord sempat menyebut Paris memang layak untuk dikontrak profesional.
“Paris adalah contoh bagus untuk seorang pemain berpostur tingggi yang punya kecepatan dan mental pemenang. Kelebihan Paris adalah dia bisa bermain di berbagai posisi di pertahanan,” jelas Rini Coole saat itu.
Bagi Paris sendiri, diberikan kontrak profesional pertama kali di Feyenoord adalah mimpi yang jadi kenyataan. Target besarnya adalah bisa menembus Feyenoord U-21 hingga nantinya sampai di tim utama Feyenoord.
“Bisa menandatangani kontrak profesional pertama saya dengan Feyenoord tentu membanggakan dan meyakinkan kalau mimpi saya bisa jadi kenyataan,” kata Paris saat masih berstatus sebagai pemain Feyenoord.
“Saya harap bisa berkembang lebih pesat dengan Feyenoord U-18 dan bisa bermain di U-21. Tentu saja, target terbesar saya adalah bisa bermain untuk tim utama Feyenoord. Untuk sampai ke sana, saya harus bekerja keras,” pungkasnya.
Paris memiliki darah Indonesia dari garis ibu. Kakeknya lahir di Jakarta dan disebut 100 persen berdarah Indonesia. Hal ini membuat Paris berpotensi untuk bisa dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Profil Quincy Bongaerts: Pemain Keturunan Surabaya, Bisa Jadi The Next Calvin Verdonk
-
Fabian Hilpert Winger Kidal Berdarah Jakarta Makin Bersinar di AS, Bakal Dilirik John Herdman?
-
Tersandung Izin Kerja seperti Maarten Paes, Van Persie Akali Aturan Demi Raheem Sterling
-
Mike Kleijn Pemain Keturunan Surabaya Anak Didik Arne Slot Cetak Prestasi di Belanda
-
Ibu dari Kiper Keturunan Indonesia yang Trial di Atletico Madrid Beri Kode Naturalisasi?
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Viva Perfect Matte vs Perfect Shine Lip Color, Mana yang Tahan Lama?
-
Desain Estetik tapi Bikin Gerah, Pramono Janji Benahi Halte Rasuna Said
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya